Pengaduan Dipermudah Pakai Silapperda

TANGERANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel meluncurkan Sistem Informasi Layanan Pengaduan Pelanggaran Peraturan Daerah (Silapperda) di Aula Kecamatan Setu, Selasa (22/10). Keberadaan Silaperda ini akan mempermudah Satpol PP melakukan penyelidikan dan penindakan. Sebab, melibatkan masyarakat.

Kepala Satpol PP Kota Tangsel Mursinah menjelaskan Silapperda diciptakan untuk mendapatkan informasi pelanggaran perda yang terjadi di Kota Tangsel. “Jadi warga atau instansi dinas bisa langsung membuat laporan ke Silapperda. Dari pelaporan tersebut nanti kami akan melakukan pengecekan. Jika terbukti melanggar akan ditindak sesuai peraturan,” katanya saat membuka launching Silapperda yang dihadiri 75 peserta dari tingkatan kelurahan hingga dinas.

Sementara, Kepala Seksi (Kasi) Penyelidikan dan Penyidikan Bidang Penegakan Perundang-undangan Mohamad Muksin menyatakan Silapperda ini sudah disiapkan tim reaksi cepat untuk menangani pelaporannya. “Ada tim penyelidik yang akan turun ke lokasi setelah pelaporan masuk ke Silapperda,” ucapnya.

Selama ini, pelaporan pelanggaran perda dilakukan secara manual. Instansi dinas menyurati Satpol PP. Setelah itu, pihaknya melakukan penindakan. “Adanya silapperda kita langsung turun menyikapinya. Misal, laporan mengenai pelanggaran Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Tim reaksi cepat datang ke lokasi, mengumpulkan bukti dan keterangan serta mengkroscek langsung ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memastikan izinnya,” jelasnya.

“Jika terbukti tak berizin, kta mengkordinasikan dengan DPMPTSP untuk dilakukan penindakan,” imbuhnya.

Ia menjelaskan pelapor cukup mengakses Silapperda dengan mencantumkan Nomor Induk Kependudukan dan Foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta foto lokasi pelanggaran. “Syarat itu wajib untuk melapor. Kalau memang tak sesuai, tidak bisa laporan,” jelasnya.

“Semua warga bisa melakukan pelaporan tak hanya warga Tangsel. Terpenting, NIK dan KTP dilampirkan. Soalnya akan dijadikan bahan keterangan saksi bagi kami jika memang akan masuk ke ranah hukum,” tukasnya. (you/asp)