Pengajuan Penangguhan UMK Banten 2017 Memasuki Tahap Finalisasi

0
654 views
Safety
Ilustrasi/ Inet

SERANG – Proses pengajuan penangguhan Upah Minimum Kabupaten Kota (UMK) tahun 2017 oleh sejumlah perusahaan di Provinsi Banten memasuki tahap finalisasi. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Alhamidi mengatakan, besok rapat finalisasi tersebut akan dilakukan oleh pihaknya.

Rapat finalisasi pengajuan penangguhan UMK 2017 tersebut akan dilakukan bersama Dewan Pengupahan Provinsi Banten yang terdiri dari perwakilan pemerintah, perwakilan unsur Apindo, perwakilan unsur serikat pekerja dan perguruan tinggi.

“Kemungkinan besok rapatnya, 76 perusahaan yang sudah mengajukan penangguhan sudah diverifikasi. Tapi kita belum bisa pastikan apakah semuanya diberikan izin atau tidak,” ujar Alhamidi melalui sambungan telepon seluler, Rabu (28/12).

Alhamidi menargetkan surat keputusan penangguhan UMK 2017 tersebut bisa keluar dalam waktu secepatnya. Sayangnya Alhamidi belum bisa memperkirakan kapan surat keputusan tersebut keluar.

Sebelumnya, Alhamidi pun mengungkapkan, kebijakan penangguhan UMK ini ada agar perusahaan yang merasa tidak sanggup membayar gaji sesuai ketetapan UMK tidak merasa terbebani dan tetap bisa beraktivitas tanpa melanggar aturan. Menurutnya, perusahaan lebih baik mengajukan penangguhan UMK daripada melanggar ketetapan UMK.

“Sanksi tentu ada untuk perusahaan yang melangar aturan, yang disesuaikan dengan tingkat kesalahannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakertrans Provinsi Banten, Untung Saritomo menjelaskan, surat keputusan penangguhan UMK 2017 ditargetkan bisa keluar pada 5 Januari 2017 mendatang. Namun sebelumnya harus melewati pembahasan dan persetujuan Dewan Pengupahan terlebih dahulu.

“Salah satu persyaratannya kan adanya persetujuan Dewan Pengupahan, kalau tidak ada, yah tidak bisa. Karena itu, Dewan Pengupahan mengecek perusahan-perusahan yang mengajukan,” ujarnya.

Terkait hasil verifikasi yang dilakukan selama beberapa hari yang lalu, Untung mengaku belum bisa membeberkan sebelum adanya rapat pleno terkait hal tersebut. “Rapat plenonya akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan,” pungkasnya. (Bayu)