Pengangguran Tembus 25 Ribu, Helldy-Sanuji Ditantang Berkomitmen

0
1483

CILEGON – Pengangguran di Kota Cilegon tembus hingga angka 25.967.  Jumlah itu dinilai bukan angka kecil.

Ironisnya, Cilegon dikenal dengan kota industri dengan investasi bernilai miliaran hingga triliunan rupiah.

Fakta pengangguran itu pun disikapi oleh anggota DPRD Kota Cilegon Rahmatulloh. Ia menantang komitmen Walikota Cilegon Helldy Agustian dan Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta untuk menyelesaikan persoalan pengangguran di Kota Cilegon

“Angka pengangguran pada Tahun 2020 mengalami peningkatan menjadi 25.967  sesuai apa yang disampaikan oleh walikota dalam kegiatan pembukaan pelatihan tenaga kerja  di balai latihan dinas tenaga kerja,” ujar Rahmatulloh, Rabu (17/3).

Menurutnya angka pengangguran ini salah satu problematik yang khas dalam struktur Cilegon sebagai Kota Tumbuh. Terlepas dari fluktuasi angka pengangguran terbuka dalam 5 tahun terakhir ini, namun pada kenyataannya Cilegon menempati urutan kedua tertinggi dalam angka pengangguran terbuka di Provinsi Banten

Rilis BPS di bulan agustus tahun 2020 menyatakan bahwa jumlah angkatan kerja di Kota Cilegon sebanyak 204.697 orang atau sekitar 62,74 persen dari jumlah penduduk. Sekitar 25.976 orang diantaranya belum memiliki pekerjaan, sehingga Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada periode ini mencapai 12,69 persen.

Untuk itu dengan keberadaan ratusan industri yang ada, komitmen kepala daerah penting untuk memastikan mayoritas  kebutuhan tenaga kerja disetiap industri dipasok dari tenaga kerja lokal, bukan dari luar daerah.

“Seperti yang dilakukan dibeberapa daerah di Jawa sebelum mereka mengeluarkan perizinan eksekutif dan legislatif bersama memberikan komitmen terhadap investor supaya konten lokal serapan tenaga kerja 75 persen warga lokal,” ujarnya.

Sebagai wakil rakyat, politisi Partai Demokrat itu menunggu langkah Helldy dan Sanuji. Ia ingin tahu seperti apa program yang disiapkan kepala daerah baru itu untuk menyelesaikan persoalan pengangguran dan kemiskinan. (Bayu Mulyana)