Penganiaya Anak dan Istri Terancam Lima Tahun Penjara

0
98
Rumah tempat kejadian perkara di Perumahan Puri Anggrek Serang, Blok F 32, Kelurahan Kalodran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang.

SERANG – SY (40), pelaku pemukulan terhadap istri dan dua anaknya dengan menggunakan palu, terancam pidana di atas lima tahun penjara.

Pelaku penganiayaan luar biasa ini dijerat dengan Pasal 44 ayat 2 UU RI Nomor 23 tentang pelaku kekerasan dalam lingkup rumah tangga, Pasal 80 ayat 2 UU RI 2004 perubahan atas Pasal 23 tentang perlindungan anak dan Pasal 351 tentang penganiayaan pidana.

“Kami telah mengamankan seorang laki-laki diduga melakukan tindak kekerasan, sebagai kepala rumah tangga komplek Puri Anggrek, Kecamatan Walantaka, Kota Serang,” ujar Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Ricardo Hutasoit saat ditemui wartawan, di Mapolres Serang Kota, Senin (18/9) malam.

Dikatakan Ricardo, warga yang secara sukarela melaporkan peristiwa ini ke Polres Serang Kota. Lantaran, warga tidak berani menghadapi SY yang tengah dirundung rasa emosi meledak-ledak itu.

“Setelah lakukan negosiasi, pelaku akhirnya menyerahkan diri. Kemudian, pelaku sudah diamankan di Polres Serang Kota,” paparnya.

Berdasarkan pengakuan pelaku, kata Ricardo, apa yang menyebabkan SY melakukan hal tersebut memang tidak manusiawi dan tidak masuk akal. “Ada khayalan-khayalan yang sulit untuk dibuktikan secara nalar,” tuturnya.

Pihaknya, akan melakukan pemeriksaan kejiwaan pada SY untuk mengetahui kondisi psikis yang dialaminya.

“Pelaku sudah kami periksa. Ia mengakui perbuatannya, ada sedikit rasa penyesalan, memang kondisi sudah sedikit lebih baik dibanding sore ketika awal melakukan perbuatan,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan Radar Banten Online, sikap keterlaluan ditunjukkan SY, hanya karena terganggu saat tidur siang oleh suara anak-anaknya yang sedang bermain, pria berusia sekitar 40 tahun tersebut tega memukul dua anaknya, Marcel (8) dan April (5) beserta istrinya, Diah (35) di bagian kepala menggunakan palu sekira pukul 16.00 di Perumahan Puri Anggrek, Kelurahan Kalodran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Senin (18/9). (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com)