Head Regional Bodetabekcil JNE Aryanti Kusfitri Asari menyerahkan kenang-kenangan kepada Pemimpin Redaksi Radar Banten Ahmad Lutfi. 
SERANG –  Pesatnya pertumbunah e-commerce di Indonesia ikut mendongkrak bisnis jasa pengiriman barang, seperti yang dirasakan JNE. Transaksi pengiriman barang melalui perusahaan itu tumbuh sangat baik.
Head of Regional Bodetabekcil JNE Express Aryanti Kusfitri Asari mengatakan, JNE mulai tumbuh dan berkembang sejak 26 November 1990. Hanya dengan delapan karyawan JNE yang semula ada dalam divisi internasional Tiki, kemudian berkembang sendiri ke sektor domestik dan merambah ke jasa lainnya, kini telah memiliki ribuan karyawan.
“JNE tumbuh dan berkembang dengan pesat, dari yang hanya delapan karyawan, sekarang memiliki 4.000 karyawan lebih di seluruh Indonesia, memiliki 7.000 armada pengiriman dan 19 juta kiriman per bulannya,” kata Aryanti saat berkunjung ke kantor redaksi Radar Banten bersama Kepala Cabang JNE Cilegon Heri Wibowo, Public Relation Regional Bodetabekcil JNE Wisnu Widodo, tim marketing, dan sales JNE Cilegon.
Aryanti mengungkapkan, dengan tagline connecting happines, JNE tidak hanya menawarkan jasa pengiriman paket dan dokumen ke 1.500 titik layanan ekslusif ke seluruh Indonesia, juga memiliki berbagai layanan e-commerce, salah satunya layanan Pesona (Pesanan Oleh-oleh Nusantara).
“Layanan Pesona ini untuk membantu UKM lokal yang berbasis makanan dan bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM di setiap cabang. Para penggiat UKM di setiap cabang kami berikan pelatihan dan pembinaan untuk berbisnis online, terlebih sekarag e-commerce tumbuh luar biasa dan para penggiat UKM harus berbasis online agar bisa bersaing, tumbuh, dan berkembang. Di Banten ada 70 produk UMKM yang terdaftar dan akan terus bersinergi,” terang Aryanti.
Kepala Cabang JNE Cilegon Heri Wibowo mengatakan, JNE di Banten termasuk salah satu yang berkembang pesat. Kini, memiliki 149 titik layanan di Lebak, Kota Serang, Kabupaten Serang, Pandeglang, dan Cilegon. Selain itu, JNE cabang Cilegon memiliki enam kantor perwakilan untuk melayani pengiriman paket dan dokumen di Banten.
“Alhamdulillah, di Cilegon saat ini kami memiliki 283 karyawan dengan total pengiriman di tahun 2016 hingga 2017 mengalami pertumbuhan dengan persentase 27 persen. Peningkatan ini juga berkat pesatnya perkembangan online shop hingga 80 persen sebagai penyumbang transaksi, baik ke Cilegon dan ke luar Cilegon. Jenis paket yang mendominasi pengiriman, yaitu kiriman customer retail dan customer corporate,” kata Heri.
Di era e-commerce yang pesat ini, JNE juga memiki aplikasi mobile, yakni MyJNE. Aplikasi tersebut memudahkan pelanggan untuk mengetahui tarif pengiriman paket, memudahkan pengirim menemukan gerai terdekat, memberikan informasi detail mulai dari alamat hingga jam operasional gerai terdekat, serta menyediakan solusi pembayaran MyCOD (cash on digital).
Heri berharap, JNE terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dengan lapangan kerja yang JNE sediakan. “Kami harap JNE bisa berkontribusi membantu pertumbuhan Indonesia dan semua yang dilakukan ini bisa memberi manfaat di sekitar kita dan negara,” ungkapnya.
Pimpinan Redaksi Radar Banten Ahmad Lutfi berharap, silaturahmi ini menjadi awal baik untuk bekerja sama dan saling membantu untuk berkembang. “Semoga silaturahmi ini tidak terputus karena kami butuh mitra dan mitra pun butuh kami. Sebagai koran terbesar di Banten, Radar Banten menjadi pilihan tepat untuk bermitra dalam publikasi,” katanya. (wivy/aas/ira)