Pengecekan Suhu Tubuh Diperketat

0
875 views
Pemeriksaan suhu tubuh di Pintu Tol Cilegon Barat dilakukan oleh Petugas Dinkes Kota Cilegon didampingi dari TNI dan Polri. Kamis (16/4).

Di Tiga Pintu Tol Dilakukan, Tidak 24 Jam

CILEGON – Pengecekan suhu tubuh terhadap penumpang kendaraan pribadi dan kendaraan dilakukan lebih ketat oleh tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Cilegon. Terutama, di tiga pintu masuk Kota Cilegon yakni Pintu Tol Cilegon Timur, Pintu Tol Cilegon Barat, dan Pintu Tol Merak. Pengecekan suhu tubuh tersebut, dilakukan sebagai pencegahan penyebaran virus Corona dari kota lain yang telah dinyatakan zona merah.   

Pantauan di lapangan, Kamis (16/4), petugas melakukan pengecekan suhu tubuh dengan cara memberhentikan kendaraan setelah melakukan transaksi saat keluar tol.

Petugas gabungan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon, Polres Cilegon, dan Kodim 0623 dilakukan sejak pagi hari sekira pukul 08.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

Pengecekan suhu tubuh bukan hanya dilakukan kepada pengemudi saja, melainkan juga penumpang yang ada di dalam kendaraan. Begitu juga untuk angkutan umum seperti bus, petugas melakukan pengecekan hingga menaiki bus. Petugas gabungan tersebut juga memberikan imbauan kepada pengemudi dan penumpang kendaraan untuk selalu menggunakan masker.

Petugas Kesehatan dari Puskesmas Grogol yang bertugas di Pintu Tol Cilegon Barat, Edi Rahmatullah mengatakan, pengecekan suhu tubuh dilakukan sejak pagi hingga sore hari. Kendaraan yang diberhentikan yang dari arah Jakarta dan sekitarnya atau daerah-daerah yang dinyatakan zona merah. “Kita stop kendaraan dari arah timur. Satu per satu pengemudi dan penumpang kita periksa suhu tubuhnya. Selama pemeriksaan hari ini (kemarin-red), kami tidak menemukan yang suhu tubuhnya lebih dari 37 derajat celcius. Kalau yang suhu tubuhnya di atas 37, pasti kita berhenteikan dulu, tanyakan riwayat perjalannya,” kata Edi ditemui di Pintu Tol Cilegon Timur, kemarin.

Menurut Edi, petugas pemeriksaan suhu tubuh dilakukan gantian oleh beberapa petugas puskesmas. Pihaknya dari Puskesmas Grogol mendapatkan tugas di Pintu Tol Cilegon Barat pada hari kemarin. Keesokan harinya, petugas kesehatan dari Puskesmas lain yang bertugas untuk pengecekan suhu tubuh ini. Meski hanya melakukan pemeriksaan suhu tubuh, beberapa kendaraan masih ada yang tidak mau diberhentikan. “Yang nyetop kendaraan pak polisi dan dari Dishub, nanti kita yang naik meriksa suhu tubuh. Kami mengimbau pengendara tidak takut, karena ini sebegai pencegahan agar virus korona ini tidak masuk ke Cilegon,” tuturnya.

Saat melakukan pengecekan suhu tubuh, Edi mengaku tetap hati-hati lantaran harus berhadapan dengan  orang yang tidak diketahui riwayat perjalannya. “Saya pakai masker double, pakai kaos tangan karet, dan saat mengecek juga jaga jarak. Sebagian besar juga habis perjalanan dari Jakarta (zona merah-red),” ujarnya.

Salah satu pengguna jalan, Wandi mengaku berterima kasih terhadap petugas yang telah melakukan pengecekan suhu tubuh. Agar, warga seperti dirinya mengetahui suhu tubuhnya setelah melakukan perjalanan dari Jakarta. “Bagus juga ini di cek suhu tubuhnya. Sebagai antisipasi saja, kita juga tidak tahu kita sakit atau tidak,” katanya.

Di tempat berbeda, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade mengatakan, pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk Kota Cilegon masih dilakukan. Hanya saja, pemeriksaan suhu tubuh tersebut tidak dilakukan 24 jam. “Ini baru simulasi saja, jika sewaktu-waktu terjadi keadaan yang lebih mengkhawatirkan lagi. Makanya tidak 24 jam. Mudah-mudahan tidak sampai ke sana (keadaan mengkhawatirkan-red),” kata Aziz ditemui di Kantor Walikota Cilegon, kemarin.

Aziz menambahkan, saat ini personil untuk pemeriksaan suhut ubuh juga dinilai masih kurang. Akan tetapi, kegiatan tersebut sebagai langkah pencegahan yang telah dilakukan oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kota Cilegon. “Nanti juga kita harap seperti Dishub bisa melakukannya juga terhadap penumpang angkutan umum yang baru datang,” katanya. (bry/air)