Suasana pantai Sambolo, Anyar, Kabupaten Serang, Sabtu (8/6).

SERANG – Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Pariwisata pada Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang Nasir Al Afghani meminta para pengelola hotel di Anyar dan Cinangka melakukan inovasi promosi untuk menarik wisatawan.

“Pihak hotel juga harus inovatif agar menarik perhatian pengunjung,” ujarnya kepada Radar Banten di ruang kerjanya, Jalan Yumaga, Kota Serang, Senin (10/6).

Menurut Nasir, pada libur Idul Fitri jumlah wisatawan ke kawasan wisata pantai Anyar dan Cinangka mencapai 150 ribu orang lebih pada Sabtu dan Minggu (8-9/6). Hal tersebut diharapkan menjadi kebangkitan wisata Anyar dan Cinangka yang sempat sepi pengunjung setelah bencana tsunami beberapa bulan lalu.

“Untuk menjaga jumlah pengunjung tetap stabil, dibutuhkan sinergi banyak instansi,” katanya.

Menurut Nasir, agar pengunjung yang menginap di hotel tetap stabil, pihak hotel harus inovatif dengan menggelar acara dan menambah fasilitas rekreatif.

Nasir mengaku, pihaknya bersinergi dengan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang. Ia berharap, upaya meningkatan jumlah pengunjung di kawasan wisata Anyar dan Cinangka dapat terus dilaksanakan. “Kita akan sama-sama terus berjuang untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Tomy Manangka, pemilik Hotel Keraton Krakatoa, Cinangka, meminta kepada Pemkab Serang melakukan promosi lebih besar lagi yang mencakup masyarakat di luar Provinsi Banten. “Target pasar kita (menyebut wisata pantai Anyer-Cinangka-red) kan orang Jakarta. Promosinya juga harus ke sana,” kata Tomy. (Haidar)