Pengembangan Bisnis di Bandara Tingkatkan PAD

Rd Deden Syaiful Achyar (ketiga dari kanan) bersama Chief Executive Officer Abu Dhabi Airport Bryan Thompson, Corporate Strategy and Performance Keith Atkins Head,SVP Strategy & Communications Mohammed A Al Katheeri dan lainnya di ruang pertemuan utama Bandara Abu Dhabi, belum lama ini.

SERANG –  Rd Deden Syaiful Achyar atas nama Kadin Indonesia kembali ke Uni Emirat Arab untuk menjajaki pengembangan kerja sama bisnis di Indonesia, termasuk mempromosikan potensi investasi di Provinsi Banten. Antara lain membangun kawasan kargo, layanan umrah terintegrasi, pusat makanan halal, dan rumah sakit internasional di Bandara Soekarno-Hatta.

“Tahun 2018 sudah┬áke sana. Tahun ini kembali lagi ke sana atas nama Kadin Indonesia diundang dan difasilitasi calon investor di Uni Emirat Arab. Selama 12 hari ada beberapa tempat yang disinggahi dan melakukan pertemuan bisnis,” kata Deden kepada Radar Banten pekan lalu usai tiba dari Abu Dhabi.

Seperti pertemuan dengan Chief Executive Officer Abu Dhabi Airport Bryan Thompson di ruang pertemuan utama Bandara Abu Dhabi, kata Deden, yang dibicarakan antara lain tentang kawasan kargo atau cargo village, layanan umrah, makan halal, dan rumah sakit internasional di Bandara Soekarno-Hatta. “Dalam rangka menaikkan pendapatan Angkasa Pura II dan menaikkan PAD Provinsi Banten yang sekaligus untuk menyerap sumber daya manusia warga Banten,” ungkap Deden.

Selain itu, juga mengunjungi proyek-proyek di Dubai, Abu Dhabi Airport, dan pelabuhan. Pada kesempatan itu disampaikan informasi potensi keuntungan investasi di Indonesia di bandara, pelabuhan, industri pengolahan, pergudangan, rumah sakit, dan pariwisata.

Investasi yang bakal masuk di bidang itu, kata Deden, bakal meningkatkan PAD dan penyerapan tenaga kerja Banten. Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah di Banten agar mempersiapkan tenaga kerja terampil yang siap pakai untuk bekerja di bandara. “Setiap pekerja di bandara harus memiliki sertifikat sesuai pekerjaan yang jalaninya,” ungkap Deden.

Pengusaha Banten ini mengaku sudah mengirimkan surat kepada Pemprov Banten mengenai potensi usaha dan pendapatan daerah di Bandara Soekarno-Hatta. “Sudah saatnya Pemprov fokus ke Bandara Soekarno-Hatta untuk menaikkan PAD dan serapan tenaga kerja berkualitas,” harap Deden. (aas)