SERANG – Pengesahan Tata Tertib DPRD Kota Serang diundur dari jadwal yang sudah ditetapkan yakni Senin (22/9) ini. Penundaan penetapan ini dilakukan karena terjadinya simpang siur penerjemahan peraturan pemerintah dan permendagri yang mengatur tentang tata tertib di DPRD.

“Harusnya hari ini (senin-red) kita menggelar rapat paripurna pengesahan Tatib Dewan. Karena masih ada perbedaan persepsi dan informasi di kalangan anggota maka kita undur,” ungkap Ketua Sementara DPRD KOta Serang Ahmad Anis Fuad kepada radarbanten.com saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (22/9/2014).

Lanjut Anis, perbedaan itu dikarenakan, Peraturan Pemerintah Nomor 16/2010 Pasal 38 tentang tugas pimpinan dan Permendagri No 1 harus dibahas melalui dewan definitif. “Karena perbedaan persepsi ini, maka kita unsur pimpinan, besok (selasa-red) akan ke Kemendagri untuk konsultasi terkait dengan permasalahan ini,” jelas Anis.

Selanjutnya Anis mengungkapkan, proses paripurna Tatib ini tidak mengganggu pengesahan pimpinan definitif, tetapi ini akan berdampak pada kinerja anggota dewan yang sampai saat ini belum bisa melakukan tugasnya sebagai anggota dewan. “Kami sampai saat ini belum bisa bekerja karena tatibnya belum disahkan. Mudah-mudahan setelah kita konsultasi ke kemendagri mendapatkan kepastian terkait dengan persoalan ini,” jelas Anis. (Fauzan Dardiri)