Pengganti Cuti Bersama Hanya Satu Hari

0
338 views
Salah satu wisata pantai terbuka di kawasan objek wisata Anyar-Cinangka, tepatnya di Desa Tambangayam, Kecamatan Anyar ramai dikunjungi wisatawan, Selasa (26/5). Kondisi itu dinilai membuka peluang penyebaran virus di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

SERANG – Pemerintah memangkas jatah cuti bersama Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 selama tiga hari. Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, kesepakatan itu bakal ditandatangani oleh Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, dan Menteri Agama Fachrul Razi.

“Secara teknis pengurangan libur itu ada tiga hari yaitu tanggal 28 hingga 30 Desember. Nanti kesepakatan ini akan ditandatangani oleh tiga menteri, Menpan-RB, Menteri Tenaga Kerja, dan Menteri Agama,” kata dia dalam konferensi pers secara daring yang dipantau di Jakarta, Selasa (1/12).

Berdasarkan kalender 2020, Kamis (24/12) dan Jumat (25/12) tercatat sebagai hari libur nasional bertepatan dengan Natal. Sementara 26 dan 27 Desember, yakni Sabtu dan Minggu, merupakan libur akhir pekan.

Menteri PAN-RB, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Agama, pada April lalu, memutuskan pengganti cuti bersama Idulfitri 2020 jatuh pada 28 hingga 31 Desember 2020.

Namun, berdasarkan keputusan yang baru ini, libur pengganti cuti bersama Lebaran hanya ditetapkan pada Kamis 31 Desember dan dilanjutkan dengan hari libur nasional Jumat 1 Januari 2021.

Muhadjir menegaskan pemangkasan libur cuti bersama Idulfitri tidak akan diganti di kemudian hari. “Dikurangi berarti tidak akan diganti. Dipangkas, dikurangi jadi tidak akan diganti,” kata dia.

Pemerintah turut mengimbau dunia usaha agar menyesuaikan hari kerja seperti biasa pada 28-30 Desember 2020.

Diketahui, wacana pengurangan libur cuti bersama pada akhir 2020 dilakukan mengingat kasus Covid-19 di Indonesia yang masih terus meningkat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah mengarahkan para menterinya untuk menyesuaikan libur akhir tahun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga menyampaikan libur panjang berkorelasi pada peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia dan tidak meningkatkan belanja masyarakat. (riz/fin/air)