Pengguna Kereta Listrik di Stasiun Rangkasbitung Capai 41 Ribu Perhari

0
749 views
Suasana stasiun Rangakasbitung, Jumat (19/1).

LEBAK – Berdasarkan data dari stasiun Rangkasbitung, pengguna moda jasa transportasi kereta listrik mencapai 41 ribu perharinya. Dibandingkan dengan data tahun 2016 pengguna jasa kereta listrik hanya mencapai belasan ribu, namun pada tahun 2017 pengguna jasa kereta listrik mencapai puluhan ribu, yakni mencapai 20 ribu pengguna.

“Peningkatan ini terjadi, karena kita selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa angkutan kereta listrik ini. Selain itu, harga moda transportasi kereta ini cukup terjangkau, yakni hanya Rp. 8.000 saja untuk sampai ke Jakarta,” kata Kepala Stasiun Rangkasbitung Endarno, Jum’at (19/1).

Endarno menjelaskan, perharinya pengguna jasa kereta listrik bisa mencapai 20 ribu orang. Jumlah tersebut terus meningkat apabila menjelang akhir pekan ataupun hari libur nasional.

“Seperti hari libur pada tahun baru dan natal kemarin jumlah pengguna mencapai 41 ribu perharinya. Dan kemungkinan bisa mengalami peningkatan lagi apabila rel ganda yang saat ini dikerjakan selesai,” katanya.

Untuk pengoperasian rel ganda, Endarno mengaku, belum mengetahui secara pasti kapan rel ganda tersebut akan dioperasikan, namun ia tambahkan rel ganda tersebut dalam tahap pengerjaan.

Sementara itu, Anis selaku pengguna jasa kereta listrik mengaku, memilih menggunakan jasa kereta untuk pergi ke luar kota adalah pilihan yang cukup hemat, lantaran harga cukup terjangkau dan perjalanan tidak terkendala oleh macet.

“Saya kalau ke Jakarta sering memakai kereta, lantaran harga yang terjangkau dan saya pikir alasan masyarakat lain juga sama, karena harga yang cukup hemat bagi masyarakat yang berpenghasilan pas-pasan,” terangnya. (Omat/twokhe@gmail.com).