Penggunaan Dana Desa 2019 Dievaluasi

0
148 views
Dana Desa
Ilustrasi/ Inet

LEBAK – Pemkab Lebak melalui Inspektorat Kabupaten Lebak tengah melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terkait dengan pelaksanaan dan penggunaan dana desa (DD) 2019.

“Ya, kita tengah melakukan evaluasi atas penggunaan DD,” kata Inspektur Inspektorat Lebak Halson Nainggolan, Minggu (4/8).

Ia menerangkan, evaluasi yang dilakukan instansinya hanya bersifat pembinaan. Bukan mencari kesalahan yang dilakukan aparat desa. Apabila ditemukan kejanggalan mengenai pelaporan dan kegiatan, inspektorat hanya akan memberikan pembinaan supaya tidak terulang kembali.

“Kegiatan pemeriksaan ini sudah menjadi rutinitas setiap tahunnya, setiap desa akan mendapatkan pemeriksaan dari berbagai bidang, baik dari administrasi maupun pembangunan fisik di lapangan. Dan hal ini tentunya sudah dipersiapkan oleh setiap desa yang akan diperiksa,” kata Halson.

Ia menegaskan, tujuan penting dari pemeriksaan reguler itu adalah agar setiap desa bisa menjalankan pemerintahan dengan tertib sesuai dengan program pemerintah daerah maupun pusat.

“Pemeriksaan yang dilakukan saat ini difokuskan pada dua aspek pemerintahan desa yakni, aspek kekayaan atau aset desa dan aspek keuangan,” katanya.

Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa (Pemdes) BPMPD Kabupaten Lebak Endang Subrata mengatakan, program DD yang saat ini bergulir cukup mendongkrak roda pembangunan hingga pelosok desa. Tahun ini di Lebak, ada 340 desa yang mengelola keuangan desa dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang nilainya mencapai Rp400 miliar.

“Saat ini dengan adanya DD dan ADD cukup positif dan dapat mendongkrak roda pembangunan di Kabupaten Lebak,” kata Endang. (nce/zis)