Penghijauan untuk Memenuhi Kekurangan RT 07 Lialang Wetan

TAKTAKAN – Warga RT 07 RW 07, Lingkungan Lialang Wetan, Kelurahan Lialang, Kecamatan Taktakan, siap menuju penilaian tahap dua. Penghijauan bakal diperbanyak di kampung ini.

Kendati ada Covid-19, penataan lingkungan di RT ini tetap berjalan. Di kanan dan kiri jalannya, di bagian depan kampung, terdapat tulisan “Welcome to Lialang Wetan” dari bambu warna-warni. Sayangnya, karya pemuda ini kurang terawat. Kemarin (15/7), tanaman dan rumput liar memenuhi pinggir jalan.

Spot foto berbentuk love juga telah dibuat di RT 07. Anak-anak kampung tampak asik bermain di sekitar lokasi penataan.

Ketua RT 07 Wadud mengatakan, hiasan dari bambu itu merupakan inisiatif dari pemuda. Mereka menghabiskan anggaran stimulan dari Pemkot Serang untuk membeli bambu dan cat.

“Kalau soal penataan, saya serahkan ke pemuda,” katanya kepada Radar Banten.

Namun, diakui Wadud, warganya belum memenuhi kriteria penghijauan karena anggaran sudah habis. Pada saat penilaian tahap pertama, RT 07 hanya menampilkan penghijauan dari pot-pot tanaman milik warga yang senang menanam sebelum ada lomba.

“Makanya, waktu itu jadi catatan tim juri. Katanya, kurang penghiajauan,” terang Wadud.

Wadud tak mau hal itu terulang pada penilaian tahap kedua, Agustus nanti. Rencananya, ia mengajak warganya untuk swadaya melakukan penghijauan pada saat kegiatan Jumat bersih (Jumsih) pekan ini. “Nanti pot tanaman hias bakal menghiasi pinggir jalan,” ungkapnya.

Lurah Lialang Saniman mengakui jika untuk penghijauan, RT 07 memang masih kurang. Namun, ia sudah mengimbau semua RT agar segera memperbanyak penghijauan.

“Pokoknya, semua saran dari tim juri harus diusahakan untuk terpenuhi,” pinta Saniman. (mg06/don)