Warga di Kecamatan Sumur, Pandeglang berusaha menyelematkan diri saat ada informasi tsunami susulan, Selasa (25/12). Foto: Raka Denny/Jawa Pos

PANDEGLANG – Dari sejumlah wilayah yang terdampak tsunami di Kabupaten Pandeglang, Kecamatan Sumur yang paling terparah. Hingga kemarin, tiga desa di Kecamatan Sumur, yakni Desa Ujungjaya, Tamanjaya, dan Cigorondong, masih terisolasi dan belum tersentuh sama sekali bantuan. Kondisi infrastruktur yang rusak menjadi pemicu masih lambannya bantuan datang ke tiga desa itu.

Para pengungsi meminta Pemkab Pandeglang mengoptimalkan bantuan ke Kecamatan Sumur karena warga kesulitan mendapatkan pasokan air bersih dan bahan makanan. Ahmad Romdoni, warga Desa Tanjungjaya, Kecamatan Sumur, membenarkan hingga kemarin siang para korban tsunami di Desa Ujungjaya, Tamanjaya, dan Cigorondong belum mendapatkan bantuan. Padahal, kondisi masyarakat sangat kesulitan mendapatkan pasokan air bersih dan makanan.

“Sampai sekarang (Senin, 24/12 siang-red) masyarakat belum menerima bantuan. Tolong, Pak. Bantuan jangan hanya difokuskan di Labuan dan Carita, masyarakat Sumur juga sangat butuh bantuan,” katanya, kemarin.

Romdoni menceritakan, kerusakan terparah berada di Kampung Paniis, Desa Tamanjaya, Kecamatan Sumur. Di lokasi itu, sebanyak 25 rumah milik warga rusak berat akibat dihantam tsunami. “Sekali lagi tolong, Pak. Masyarakat butuh bantuan, tolong secepatnya kirimkan bantuan karena kami hanya bisa mengandalkan bantuan tetangga untuk makan, minum, dan tidur. Kami butuh air bersih, makanan, dan obat-obatan,” katanya.

Camat Sumur Endin Haerudin mengatakan, bantuan untuk para korban tsunami sudah mulai didistribusikan sejak Senin (23/12) siang. Keterlambatan itu, kata dia, akibat adanya ruas jalan yang terputus sehingga para petugas dan relawan belum bisa mengirimkan bantuan. “Sudah mulai didistribusikan bantuannya. Memang bantuan untuk warga Sumur sempat terganggu karena ada jalan yang putus, tetapi persoalan itu sudah kita atasi dan bantuan sudah mulai masuk ke Kecamatan Sumur,” katanya. (Adib/Radar Banten)