Bupati Lebak menyerahkan bantuan untuk pembangunan pondok pesantren kepada Ketua FSPP Lebak Ade Bujhaerimi.

 

LEBAK – Presidium Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten KH Ikhwan Hadiyin melantik pengurus FSPP Kabupaten Lebak periode 2019 – 2024 di pendopo Bupati Lebak. Pelantikan dan pengukuhan pengurus FSPP Lebak dihadiri Bupati Iti Octavia Jayabaya dan 1.500 pimpinan pondok pesantren.

Bupati Iti Octavia Jayabaya menyatakan, FSPP merupakan organisasi yang cukup besar di Indonesia. Iti berharap, FSPP dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan program Lebak Sehat, Lebak Cerdas, dan Lebak Sejahtera. Karena iti, program kerja yang baik di periode kepemimpinan KH Pupu Mahpudin agar dilanjutkan.

“Program yang baik diperiode sebelumnya harus dilanjutkan oleh kepengurusan FSPP sekarang,” ujar Iti Octavia Jayabaya, Kamis (2/5).

Dikatakannya, pengurus FSPP Lebak memiliki program kerja yang cukup baik. Misalnya, gerakan infak untuk membantu pesantren yang terkena musibah kebakaran. Bahkan, FSPP akan terus melaksanakan program tersebut, sehingga ke depan FSPP dapat membangun pesantren dalam tiga bulan sekali.

Ketua FSPP Lebak Ade Bujhaerimi mengatakan, program kerja pertama yaitu memperkuat ekonomi pimpinan pondok pesantren. Ke depan, FSPP ingin dibangun warung atau koperasi di tiap pesantren. Dana awalnya bersumber dari bantuan keuangan Pemprov Banten. Kedua, FSPP ingin membangun pesantren secara swadaya minimal satu pesantren dalam kurun waktu tiga bulan sekali.

“Selanjutnya, kita akan lakukan pemberdayaan ekonomi pesantren, pendampingam hukum, dan pembinaan rutin agar pesantren menjadi pusat peradaban di Indonesia,” ungkapnya.

Terkait bantuan dari Pemkab Lebak, Ade mengapresiasi komitmen Bupati Iti Octavia Jayabaya dalam membanti dunia pesantren di Lebak. Tiap tahun puluhan pesantren dibantu miliaran rupiah. Bahkan, pimpinan pondok mendapat insentif dari pemerintah daerah.

“Harapannya ke depan bantuan kepada pesantren terus ditingkatkan,” ujarnya.(Mastur)