Wakil Ketua DPD Partai Golkar Cilegon Fakih Usman Umar.

CILEGON – Ketidakhadiran pengurus DPD Partai Golkar Cilegon dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV DPD Golkar Banten di Ratu Hotel Bidakara, Kota Serang, Sabtu (09/01/2016) lalu masih menyisakan tanda tanya. Kabar adanya perpecahan di dalam internal partai belambang pohon beringin itu pun menyeruak.

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Cilegon Fakih Usman Umar yang dikonfirmasi terkait hal itu mengaku tidak mengetahui adanya perhelatan Musda yang sempat dihadiri oleh pengurus Golkar kubu Aburizal Bakrie, seperti Plt DPP Golkar Nurdin Halid dan Sekjen Golkar Idrus Marham tersebut. “Saya engga tahu ada musda. Karena pada saat itu saya sedang ada kegiatan di luar (daerah). Saya juga kaget, makanya saya langsung kroscek,” ujarnya saat ditemui di Kantor Walikota Cilegon, Rabu (13/1/2016).

Ia beralasan, diwaktu yang bersamaan Musda, dirinya sedang kunjungan kerja di Palembang dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPRD Cilegon. Ia membantah ketidakhadiran pengurus DPD Golkar pada saat itu merupakan sinyal adanya perpecahan di tubuh Golkar Banten, menyusul kekalahan Tb Iman Ariyadi dalam perebutan kursi Ketua Golkar Banten dengan Ratu Tatu Chasanah beberapa waktu lalu.

“Kita masih kompak. Dan tidak ada kabar (undangan musda). Kan engga hadir itu bisa karena engga tahu, atau mungkin sedang engga enak badan pada waktu itu. Untuk jelasnya mungkin silakan langsung ke ketua saja (Tb Aat Syafaat),” jawabnya enteng.
Pada bagian lain, Ketua DPD Partai Gokar Cilegon Tb Aat Syafaat belum dapat dikonfirmasi. Informasi yang dihimpun, mantan Walikota Cilegon itu akan menjalani umroh pada Rabu (13/1/2016) ini. “Beliau (Tb Aat Syafaat) belum bisa memberikan keterangan, karena buru-buru siang ini akan umroh. Pesan beliau mungkin sepulangnya saja,” ungkap kerabat Tb Aat Syafaat, Daih Darmawan melalui sambungan telepon. (Devi Krisna)