Pengusaha Muda Diminta Ciptakan Wirausaha Kreatif

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menerima cenderamata dari Ketua BPD HIPMI Banten Dedi Muhdi didampingi pengurus seusai pelantikan BPD HIPMI Banten periode 2018-2021 di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Jumat (20/4).

SERANG – Wakil Gubernur Andika Hazrumy meminta pengusaha muda agar menciptakan wirausaha kreatif dengan konsep one person one product, one village one product, dan one village one corporation. Ini dilakukan untuk mendorong peningkatan perekonomian masyarakat.

“Pemerintah daerah, HIPMI, akademisi, industri, dan masyarakat berkolaborasi membangun budaya inovasi melalui pengembangan kreativitas dan perilaku inovatif,” kata Wagub dalam sambutannya pada pelantikan pengurus BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banten di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Jumat (20/4).

Kata Andika, untuk memenangkan kompetisi di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Indonesia membutuhkan 5,8 juta pengusaha baru. Saat ini jumlah pengusaha Indonesia, baru 1,56 persen dari total penduduk Indonesia. Angka tersebut masih jauh di bawah standar World Bank yang mensyaratkan jumlah pengusaha seharusnya empat persen dari total penduduk. “Karena itu, HIPMI diharapkan menjadi mitra strategis Pemprov untuk mendorong dan berperan serta dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda,” katanya.

Andika mencontohkan, HIPMI Banten salah satunya dapat melakukan pelatihan untuk start-up business yang dalam menjalankan bisnisnya melakukan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. “Pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan mengadaptasi teknologi informasi dan komunikasi adalah suatu keniscayaan,” katanya.

Ketua BPD HIPMI Banten Dedi Muhdi mengatakan, era digital saat ini berpengaruh terhadap segala sektor termasuk bisnis. Bisnis-bisnis sekarang sudah semakin maju tidak lagi konvesional. “Dunia digital banyak membuka peluang usaha baru. Menumbuhkan creativepreneur. Dampaknya, banyak melibatkan sumber daya dan membuka peluang usaha lebih besar,” katanya.

Menurutnya, ke depan HIPMI Banten akan fokus pada pembinaan creativepreneur. Selain itu, pihaknya fokus pada pengembangan kewirausahaan muda karena akan berdampak pada pengembangan ekonomi Banten. “Program pendidikan dan kesehatan gratis penting, tapi membuat masyarakat terbuai. Namun, yang lebih penting bagaimana meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelasnya. (Fauzan D/RBG)