Penjaga Kolam Renang Gantung Diri

0
766 views
Polisi memasang garis polisi di depan kamar kontrakan di Kompleks Tegalpadang, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Senin (30/3).

SERANG – Endy Arianto (37), ditemukan tewas gantung diri (gandir) di kamar kontrakannya di Kompleks Tegalpadang, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Senin (30/3). Diduga penjaga kolam renang itu nekat bunuh diri lantaran frustasi sakit yang tidak kunjung sembuh.

Sebelumnya, korban sempat menghubungi salah seorang kerabatnya, Erwin. Dia mengaku tak kuat menahan sakit akibat penyakit paru-paru. “Tadi saya datang ke sini sekira pukul 06.00 WIB,” kata Erwin.

Erwin kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar. Warga yang mendapat informasi tersebut berbondong-bondong mendatangi lokasi. Salah satu di antara mereka kemudian melapor ke anggota Polsek Taktakan. Polisi yang menerima informasi tersebut berkoordinasi dengan Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKFM) RSU dr Dradjat Prawiranegara, Kabupaten Serang. “Tadi sudah dibawa ke rumah sakit (jasad Endy-red),” kata Erwin.

Kapolsek Taktakan Ajun Komisaris Polisi (AKP) Tusiran mengatakan sebelum ditemukan tewas, korban pernah mendapat perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Serang. “Korban itu tinggalnya mengontrak di sana. Asalnya dia orang Cilegon. Kalau motif gantung diri dugaannya memang karena sakit,” kata Tusiran.

Usai pemeriksaan luar, jasad korban dibawa pihak keluarga ke rumah duka. “Sudah dibawa ke Cilegon. Keluarganya sudah buat pernyataan untuk tidak diautopsi,” tutur Tusiran. (mg05/nda/ags)