Penjualan Kendaraan Baru Capai 182.314 Unit

0
842 views

SERANG – Tren penjualan kendaraan di Banten setiap tahun meningkat. Tahun ini berdasarkan data di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten hingga 22 Juni, penjualan kendaraan baru mencapai 182.314 unit. Penjualan didominasi kendaraan roda dua alias motor.

Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pendapatan Daerah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tb Regiasa Fajar menilai penjualan kendaraan bermotor berjalan normal meski tersendat libur Lebaran yang mencapai 10 hari sehingga mengurangi penjualan. “Selain itu, pada Juni ini juga bertepatan dengan anak masuk sekolah sehingga ada penundaan pembeliaan kendaraan,” kata Fajar di kantornya, Kamis (26/6).

Libur Lebaran, lanjut dia, tidak mengurangi pendapatan pajak kendaraan. Warga hanya menunda membeli kendaraan. Penyesuaiaan tarif pajak kendaraan bermotor pada Maret lalu juga sesuai on the track.

Ia menilai, pangsa pasar otomotif di Banten cukup bagus besar. Pada 2018, berdasarkan data Gaikindo, penjualan otomotif Banten berada di posisi kelima. “Ini menandakan pasar otomotif bagus. Ini juga bisa dilihat dari setiap rumah pasti memiliki motor minimal satu dan kendaraan roda empat juga bisa lebih dari satu,” katanya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten Opar Sohari mengatakan, tahun ini Bapenda Banten menargetkan penerimaan pajak dari kendaraan baru mencapai Rp2,7 triliun. Hingga 25 Juni lalu penerimaan pajak dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BNNKB) mencapai Rp1,069 triliun dari berbagai Samsat di Provinsi Banten. “Target ini mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya sekitar Rp500 miliar,” katanya.

Ia optimis penerimaan pajak kendaraan baru hingga akhir tahun bisa tercapai karena potensi market otomotif di Banten cukup bagus.

Berdasarkan data Laporan Perekonomian Provinsi Banten periode Mei 2019 yang dirilis Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Banten, tren penjualan kendaraan roda dua yang meningkat tersebut tidak diikuti dengan penjualan mobil nasional (Gaikindo) yang justru mengalami kontraksi 13,07% (yoy) pada triwulan I 2019 dari sebelumnya tumbuh 6,87% (yoy) pada triwulan IV 2018. Meningkatnya perdagangan kendaraan bermotor Provinsi Banten pada triwulan I 2019 selain tercermin dari pertumbuhan positif kredit kendaraan bermotor yang disalurkan, juga terindikasi dari pertumbuhan jumlah registrasi motor baru di Samsat Provinsi Banten yang tumbuh sebesar 8,53% (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 0,36% (yoy).

Selain motor, kendaraan jenis truk dan alat berat juga mengalami pertumbuhan yang meningkat sebesar 13,80% (yoy), meskipun lebih rendah dari pertumbuhan triwulan sebelumnya yang mencapai 33,57% (yoy). Sementara itu jenis kendaraan lainnya mengalami perlambatan pada triwulan I 2019. Secara keseluruhan jenis kendaraan, registrasi kendaraan baru tumbuh sebesar 6,06% (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan periode sebelumnya sebesar 0,44% (yoy). (skn/aas)