Penjualan Tiket Online Dihentikan ASDP

Pemudik yang berupaya mengelabui petugas dengan bersembunyi di dalam mobil pikap bermuatan kerupuk di pintu tol Merak, Rabu (29/4). Kepolisian dan Dinas Perhubungan melarang kendaraan berpenumpang untuk menyeberang melalui Pelabuhan Merak, Kota Cilegon.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)-pengelola pelabuhan- memastikan bahwa ASDP mematuhi kebijakan pemerintah terkait larangan mudik demi mendukung pencegahan penyebaran Covid-19. ASDP hanya menyediakan layanan penyeberangan untuk angkutan logistik dan menghentikan sementara layanan penumpang dan kendaraan golongan I – VI hingga 31 Mei 2020.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi menyatakan di tengah situasi pandemi Covid-19  yang menjadi fokus adalah kesehatan dan keselamatan masyarakat dan karyawan. Untuk itu ASDP terus menerapkan protokol preventif di seluruh pelabuhan dan kapal-kapal secara ketat.

Sebagai tindak lanjut larangan mudik, ASDP  menghentikan sementara seluruh layanan penyeberangan bagi penumpang dan kendaraan, kecuali layanan angkutan logistik, kendaraan pengangkut alat medis dan kendaraan jenazah. “Pada Minggu (26/4) kami telah berkoordinasi dengan  Kakorlantas Polri bersama jajaran Polda Banten dan diputuskan bahwa kapal-kapal angkutan penyeberangan Merak-Bakauheni dilarang mengangkut penumpang pejalan kaki, sepeda motor, kendaraan angkutan orang, baik pribadi maupun umum. Namun, untuk pengecualian bagi mobil angkutan barang/logistik,” ujar Ira seperti rilis yang diterima Radar Banten, kemarin.

Terkait penghentian sementara layanan penumpang dan kendaraan yang mengangkut penumpang, ASDP akan mengikuti arahan dari Badan Pengelola Transportasi Darat Wilayah VIII Provinsi Banten untuk menghentikan sementara pelayanan penjualan tiket online via Ferizy untuk penumpang pejalan kaki, kendaraan golongan I, II, III, IVA, VA dan VIA mulai 27 April hingga periode 31 Mei 2020.  “Kami berharap seluruh pengguna jasa dapat mengikuti aturan pemerintah untuk tidak melakukan perjalanan mudik tahun ini, dan tetap berada di rumah demi menekan penyebaran Covid-19 lebih meluas lagi,” ujarnya.

Bagi para pengguna jasa yang telah membeli tiket penyeberangan pada periode 27 April – 31 Mei 2020 dapat melakukan pengembalian biaya tiket (refund) 100 persen dengan proses pengembalian maksimal 30 hari. Proses refund dapat dilakukan lewat pengajuan melalui www.ferizy.com atau menghubungi contact center ASDP di 08111-021-191 dan cs@indonesiaferry.co.id. (nda/alt)