Penumpang Kapal di Pelabuhan Merak Melonjak

CILEGON- Libur panjang yang berlangsung Jumat (14/6) hingga Minggu (16/4) berdampak pada peningkatan penumpang di Pelabuhan Merak dan Terminal Terpadu Merak (TTM). Para penumpang memadati pelabuhan dan terminal sejak Kamis (13/4) malam.

Berdasarkan data PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Merak, sejak Kamis (13/4) pukul 08.00 WIB hingga Jumat (14/4) WIB, penumpang pejalan kaki yang menyeberang dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera berjumlah 7.033 orang, sepeda motor 2.237 unit, mobil pribadi 2.921 unit, pikap 555 unit, bus 260 unit, truk 2.853 unit. Sementara untuk trip kapal yang dilakukan dalam 24 jam sebanyak 96 trip.

Humas PT ASDP Merak Mario Soerdadi Oetomo mengatakan, peningkatan pengguna jasa penyeberangan di Pelabuhan Merak terjadi pada penumpang pejalan kaki, sepeda motor, dan mobil pribadi. “Untuk motor, meningkat empat kali lipat dibandingkan biasanya. Untuk penumpang pejalan kaki dan mobil pribadi, meningkat dua kali lipat,” katanya, Jumat (14/4).

Mario mengungkapkan, peningkatan pada saat libur panjang seperti pekan ini terjadi lantaran banyaknya penumpang yang memanfaatkan hari libur untuk rekreasi menyeberang pulau. “Sejak Kamis (13/4) malam, biasanya mulai ramai. Mereka kebanyakan merencanakan liburan ke Pulau Phawang, Lampung,” ungkapnya.

Kata Mario, peningkatan penumpang di pekan ini diprediksi tidak begitu banyak lantaran kemungkinan terbagi di pekan depan. Namun, pihaknya tetap mengantisipasi lonjakan penumpang yang mungkin terjadi. “Kapal yang kami operasikan tetap 27 kapal, tapi  kami menyiapkan tenda khawatir hujan,” pungkasnya.

Kepala TTM Robby Hasanudin mengatakan, terjadi lonjakan penumpang di TTM dibandingkan pekan-pekan sebelumnya. Kata dia, hal tersebut lumrah terjadi lantaran liburan di pekan ini terbilang panjang. “Peningkatan di TTM berkisar empat hingga enam persen saja. Untuk puncak keramaian penumpang, terjadi pada Kamis malam lalu,” ungkapnya.

Meski peningkatan tidak begitu signifikan, Robby mengaku, tetap bersiaga jika sewaktu-waktu peningkatan penumpang lebih besar. “Bus yang kami siagakan tetap sama seperti biasa, tapi kalau terjadi penumpukan kami akan tambah. Untuk puncak arus balik, kami perkirakan akan terjadi pada Minggu (16/4) malam,” ujarnya. (Alwan/Radar Banten)