Penusuk Wiranto Diadili di Jakarta

0
137

SERANG – Syahril Alamsyah alias Abu Rara, tersangka kasus penusukan terhadap mantan Menteri Koordiantor Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto, akan diadili di Pengadilan Jakarta Barat. Berkas perkara Abu Rara bersama istrinya, Fitri Andriana, dilimpahkan ke Bidang Pidana Umum Kejaksaan Agung RI.

“Setelah kejadian tersebut (penusukan-red) perkara tersebut diambil alih Mabes Polri. Nanti Mabes Polri mengirim berkasnya ke Kejaksaan Agung. Sidangnya nanti di Pengadilan Jakarta Barat,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pandeglang Nina Kartini saat ditemui Radar Banten di Kejati Banten, Senin (10/2).

Alasan kedua tersangka diadili di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat karena faktor keamanan. Dikhawatirkan apabila sidang tersebut di Pengadilan Negeri (PN) Pandeglang akan menimbulkan persoalan baru.    “Antisipasinya karena ada organisasi dia (tersangka-red di Pandeglang),” kata Nina.

Terkait persidangan tersebut, Mahkamah Agung (MA) telah mengeluarkan fatwa yang dikeluarkan pada Januari 2020. Fatwa MA tersebut keluar menindaklanjuti persetujuan bersama dari Bupati Pandeglang, Kapolres Pandeglang, Kajari Pandeglang, dan Ketua Pengadilan Negeri Pandeglang. “Fatwanya sudah ada. Itu (fatwa-red) berdasarkan persetujuan bersama ketua pengadilan, kapolres, kepala kejaksaan dan pemerintah daerah,” kata perempuan berkerudung itu.

Penelitian berkas perkara akan dilakukan oleh jaksa dari Kejagung. Sementara Kejari Pandeglang hanya mendapatkan tembusan dari Mabes Polri terkait surat perintah dimulainya penyidikan atau SPDP.

“Kita (Kejari Pandeglang-red)  dilaporkan secara administrasi, sudah turun SPDP-nya,” ujar Nina.

Abu Rara dan Fitri Andriana diamankan aparat kepolisian pada Kamis (10/10/2019) di Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang. Wiranto ditusuk Abu Rara saat bersalaman seusai meresmikan pembangunan salah satu gedung di Universitas Mathlaul Anwar (Unma).  Saat itu, Wiranto terkena luka tusukan pada bagian perut.

Sementara, Kapolsek Menes Komisaris Polisi (Kompol) Dariyanto terkena luka tusuk pada bagian punggung, dada, bahu dan tangan sebelah kanan. Perwira menengah Polri tersebut ditusuk oleh Fitri Andriana saat akan mengamankan Wiranto.

Akibat luka tusuk tersebut, Wiranto dibawa dan mendapatkan perawatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Sementara Dariyanto di Rumah Sakit Sari Asih, Kota Serang. Kasus tersebut sempat menyita perhatian publik. (mg05/alt/ira)