JAKARTA – Tahun depan keluarga penerima manfaat (KPM) tak perlu menunggu lama menerima uang program keluarga harapan (PKH). Sebab pemerintah mempercepat penyaluran dana PKH untuk 10 juta KPM. Dari yang biasanya Februari menjadi Januari.

Direktur Jaminan Sosial Keluarga Kementerian Sosial (Kemensos) Nur Pujianto menuturkan pada tahun ini pencairan dana PKH dimulai Februari. Namun mulai tahun depan, penyaluran dana PKH dilaksanakan sejak Februari pekan pertama. ’’Target (tanggal) tujuh Januari sudah mulai cair bantuannya (dana PKH, Red),’’ katanya di kantor Kemensos. Jumat (28/12).

Dia menjelaskan Kemensos optimistis bahwa target pencairan dana bansos mulai 7 Januari tersebut bisa dilaksanakan. Pujianto menuturkan persiapan supaya pencairan uang PKH tahun depan bisa dilaksanan di awal Januari sudah dilakukan beberapa waktu lalu.

Pujianto mengungkapkan bahwa sejak Oktober lalu Kemensos sudah melakukan updating data penerima PKH 2019. Termasuk masing-masing KPM menerima besaran dana PKH berapa. Dia mengingatkan bahwa tahun depan uang PKH yang diterima KPM berbeda-beda alias tidak flat seperti tahun ini. Sistem penetapan besaran uang PKH yang tidak sama rata ini sama seperti periode 2015-2016 lalu.

Meskipun tidak lagi sama antara satu keluarga dengan keluarga lainnya, pemerintah menetapkan batas atas sebesar Rp 4 juta/keluarga. Pencairan dana PKH 2019 yang tak lagi sama rata itu mempertimbangkan beberapa faktor. Diantaranya adalah pertimbangan kesehatan dan pendidikan. Jadi keberadaan bayi atau balita, serta anak usia sekolah di sebuah keluarga, bisa membuat uang PKH yang diterima semakin besar.

Dia lantas menjelaskan baik jumlah KPM maupun besaran uang PKH mengalami kenaikan setiap tahunnya. Sasaran PKH misalnya, pada 2018 dan 2019 berjumlah 10 juta keluarga. Jumlah ini naik cukup besar dibandingkan periode 2014 yang hanya 2,79 juta keluarga.

Begitupula besaran anggaran PKH juga mengalami kenaikan. Pada periode 2014 lalu anggaran PKH dipatok Rp 5,6 triliun. Kemudian naik menjadi Rp 19,4 triliun tahun ini. Dengan realisasi mencapai Rp 17,53 triliun per 21 Desember. Kemudian untuk periode 2019 meningkat kembali menjadi Rp 34,4 triliun.

Dia menuturkan ada beberapa tujuan dari PKH. Diantaranya adalah meningkatkan taraf hudup KPM melalui akses layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Kemudian mengurangi beban pengeluaran keluarga miskin dan rentan miskin. Lalu mengurangi kesenajngan dan kemiskinan secara nasional.

Sekjen Kemensos Hartono Laras juga menyampaikan keyakinan bahwa penyaluran PKH yang dimajukan bisa terlaksana dengan baik. Dia mengatakan bahwa DIPA (daftar isian pelaksanaan anggaran) Kemensos sudah jadi. Kemudian memasuki Januari yang tinggal beberapa hari ini, otomatis tahun anggaran 2019 sudah berjalan. ’’Secara formal sudah siap melaksanakan percepatan penyaluran PKH,’’ tutur dia. (wan/jpnn)