Penyaluran Tambahan Rumah Subsidi Diperpanjang

SERANG – Waktu penyaluran kuota tambahan rumah subsidi melalui fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan diperpanjang hingga 17 Desember 2019. Batas penyaluran kuota itu awalnya berakhir pada 14 Desember 2019.

Kepala BTN Cilegon Benny Budi Anggara mengatakan, diperpanjang hingga 17 Desember 2019 memberikan kesempatan kepada calon konsumen yang belum akad kredit. “Perpanjangan ini dilakukan di seluruh Indonesia, bukan hanya di BTN Cilegon,” katanya.

Menurutnya, hingga 16 Desember 2019 ada 715 unit rumah subsidi yang terjual di Serang, Cilegon, dan sekitarnya. Untuk hari terakhir ditargetkan mencapai 20 unit karena hanya tinggal sisa. “Sementara nominal yang disalurkan mencapai Rp93 miliar lebih,” tuturnya.

Ketua REI Banten Roni Hadiriyanto Adali memberikan apresiasi kepada BTN yang memberikan perpanjangan waktu. “Mudah-mudahan perpanjangan waktu bukan hanya dua hari, tetapi sampai seminggu sehingga semakin banyak akad kredit,” katanya.

Menurutnya, untuk kuota tambahan itu tidak semua pengembang antusias karena hanya subsidi suku bunga saja yang diberikan pemerintah. Sementara bantuan uang muka tidak ada sehingga banyak pengembang yang menunggu realisasi kuota rumah subsidi 2020. 

“Tinggal setengah bulan lagi menjelang 2020, karena bantuan uang muka juga lumayan bagi para konsumen yang nilainya sekitar Rp4 jutaan,” tuturnya.

Menurutnya, kuota tambahan rumah subsidi 2019 ini secara otomatis akan mengurangi dari jumlah kuota 2020 yang mencapai 100 ribu unit. Kuota tambahan mencapai 20.000 unit dan pada 2020 mendatang hanya mencapai 80.000 unit.

“Mudah-mudahan perjanjian kerja sama dengan bank penyalur 2020 dilakukan segera mungkin agar realisasinya bisa lebih awal,” tuturnya. (skn/aas/ira)