Penyebab Kematian Bayi di Tembong Masih Misterius

0
594 views
Heroni (31) dan Ernawati (27) yang sedang memegang foto putri sematawayangnya

SERANG – Penyebab meninggalnya Firda Herliana Fitri, bayi berusia satu tahun tujuh bulan masih meninggalkan misteri. Saat ini petugas Forensik RSUD dr Prawiranegara dan juga pihak kepolisian Serang Kota sedang mendalami kasus kematian yang sempat menggegerkan warga kampung Tembong Kidul RT 02/03, Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang tersebut.

Petugas forensik RSUD dr Drajat Prawirangera mengatakan pihaknya belum bisa menyimpulkan kasus kematian bayi tersebut. “Kita sudah lakukan otopsi selanjutnya belum disimpulkan. Kita masih menindaklajuti pemeriksaan laboratorium apakah meninggal duluan masuk sumur atau meninggal di sumur kita masih lakukan kajian hasil akhir paling dua minggu ke depan,” ungkap Kepala Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr Drajat Prawiranegara dr. Budi Suhendar kepada wartawan melalui telepon seluler, Senin (6/3).
“Kalau dari fisik kita temukan luka tapi perlu didalami apa luka atau bukan masih belum bisa disimpulkan. Kita belum bisa mengatakan luka tapi ada beberapa bagian tubuh, dan kita dalami lagi. itu mungkin di bagian mulut ada. Cuma saya belum bisa simpulkan,” tambahnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Serang Kota AKP Panji Firmansyah mengaku masih belum mengetahui kepastian kematian bayi yang ditemukan di dalam sumur yang berada di dapur rumah orang tua bayi tersebut.

Sejauh ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih dalam. Pihaknya melihat ada keganjilan karena dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bayi tersebut meninggal dalam waktu yang singkat.

“Namun kita belum bisa menyimpulkan ada pembunuhan atau kecelakaan. Saat ini kita masih menunggu hasil otopsi lebih lanjut. Kita masih mendalami lagi untuk memastikan kasus tersebut. Secepatnya lah kita selesaikan kasus ini. Insaallah lah pekan ini bisa disimpulkan,” ujarnya.

Sebelumnya, seperti yang telah diberitakan Radar Banten Online, Firda dikabarkan hilang dari rumahnya di Tembong Kidul 02 /03, Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya pada Jumat siang (3/2). Anak dari pasangan Heroni (31) buruh penjaga gudang hasil bumi di Cilegon dan Ernawati (25) ibu rumah tangga ini terakhir diketahui tengah tidur di kamarnya.

Selang 15 menit, seusai mencuci piring didepan rumahnya, Ernawati kaget melihat anaknya sudah tidak ada lagi di tempat tidurnya. Setelah dilakukan pencaharian selama satu hari, Firda ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam sumur yang ada tepat di dalam dapur pada Sabtu malam pukul 21:30 WIB. (Adef)