Penyebar Hoax Corona Diperiksa

0
7.967 views

SERANG – Polisi bergerak cepat usai video pasien infeksius di RSU dr Dradjat Prawiranegara, Kabupaten Serang viral di media sosial (medsos). Kemarin (5/3), penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Banten memeriksa terduga penyebar video hoax tersebut.

Video berdurasi 1 menit 4 detik itu viral di (medsos) Facebook, Instagram, dan WhatsApp. Video itu berisi tentang penanganan seorang pasien yang dimasukkan ke dalam ambulans oleh dua petugas medis. Saat akan memasukkan pasien ke ambulans, dua petugas medis mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap mulai dari masker, sarung tangan, hingga pelindung kepala.

Pengunaan APD dianggap sebagai penanganan pasien virus corona. Dengan cepat video menyebar luas di medsos dan menimbulkan kepanikan. “Kasus video pasien corona di RSUD Serang sedang ditangani. Hari ini dilakukan pemeriksaan (penyebar video-red). Besok gelar perkaranya,” kata sumber Radar Banten di Ditreskrimsus Polda Banten.

Namun, sumber enggan menyebutkan identitas terduga penyebar video hoax tersebut. “Proses penyelidikannya sudah dimulai dua hari yang lalu. Nanti aja, besok habis gelar perkara (Identitas-red),” katanya.

Tadi malam, Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Banten Komisaris Polisi (Kompol) Feria Kurniawan belum dapat dikonfirmasi. Panggilan dan pesan singkat Radar Banten tidak direspons.

Sementara Kabid Humas Polda Banten Komisaris Besar (Kombes) Pol Edy Sumardi Priadinata memastikan pasien dalam video tersebut penderita paru-paru, bukan terpapar virus corona. Polisi telah melakukan patroli siber untuk mencari pihak-pihak yang menyebarkan video tersebut. Edy meminta agar masyarakat bijak dalam menggunakan medsos supaya tidak berhadapan dengan hukum. “Berdasarkan Pasal 28 ayat 1 UU ITE penyebar hoax terancam pidana selama tahun dan denda Rp1 miliar,” tutur Edy. (mg05/nda/ags)