Penyebar Hoax Gempa Telah Terungkap, Polisi Kini Buru Pembuat

Kombes Pol Abdul Karim

SERANG – Penyebar hoax gempa berkekuatan 7,5 skala richter dan berpotensi pada saat kejadian gempa di Kabupaten Lebak, Selasa (23/1) lalu telah terungkap oleh Polda Banten. Kini, Polda Banten pun sedang mengejar pelaku yang membuat hoax tersebut.

Dirkrimsus Polda Banten Kombes Pol Abdul Karim menjelaskan, polisi telah memeriksa empat orang penyebar hoax gempa melalui media sosial tersebut. Keempatnya yaitu P, S, PM, BK.

“Keempatnya yang memviralkan hoax itu lewat grup WA dan instagram. Keempatnya warga Banten,” ujarnya, Rabu (31/1).

Menurutnya, polisi telah mengumpulkan keterangan dari keempatnya. Berbekal dari keterangan tersebutlah polisi memburu pelaku yang membuat informasi bohong dengan mencatut nama Badan Meteorologi Kalamatologi dan Geofisika (BMKG) tersebut. 

Menurut Abdul Karim, BMKG sudah melaporkan secara resmi ke kepolisian. Berdasarkan keterangan BMKG, surat yang menjadi bahan hoax tersebut benar bersumber dari BMKG, namun surat itu bukan terkait gempa tapi gelombang di Banten.

“BMKG membuat surat itu secara rutin tapi untuk beberapa orang saja. Nah kita sedang cari tahu siapa yang memanfaatkan surat itu,” katanya.

Dijelaskannya, hingga saat ini keempat penyebar hoax tersebut masih berstatus sebagai saksi. Polisipun belum melakukan penahanan kepada keempatnya. “Karena kooperatif, gak kita tahan,” tuturnya. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)