Penyebar Hoaks yang Diamankan Polisi di Lebak Seorang Guru

LEBAK – Pria yang diamankan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri di Kabupaten Lebak adalah seorang guru sekolah menengah atas.

Pria yang disebut-sebut bernama Yayi Haidar Aqua (48) alias Ragil Prayoga Hartajo diketahui mengajar di SMA 1 Sajira. Pria tersebut diamankan karena menyebar berita bohong alias hoaks tentang PKI yang dipersenjatai untuk membantai ulama melalui akun facebook miliknya.

Penangkapan tersebut dilakukan pada Selasa (20/2) dini hari di kediamannya yang berada di BTN BMC Depag, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung.

Dedi, ketua RT, membenarkan bahwa ada warganya yang ditangkap polisi, namun dirinya tidak tahu penangkapan tersebut itu siang apa malam hari . “Ya benar ada penangkapan, saya juga kaget ada warga saya yang ketangkap polisi,” katanya singkat, Rabu (21/2).

Dedi enggan memberikan keterangan lebih lanjut kepada awak media.

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun, dalam penangkapan tersebut tim dari Mabes Polri tersebut mendapatkan barang bukti berupa dua handphone dengan empat sim card di masing handphonenya.

Penangkapan dipimpin oleh dipimpin Kanit I Subdit I Dittipidsyber Bareskrim AKBP Irwansyah didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Lebak AKP Zamrul Aini bersama Kanit Krimsus Polres Lebak Ipda Prabowo.

Kasat Reskrim Polres Lebak AKP Zamrul Aini saat dihubungi Radar Banten Online membenarkan, adanya penangkapan saudara Yayi Haidar Aqua (48) pada Selasa (20/2) dini hari kemarin di rumahnya.

“Ya kang ada penangkapan atas nama Yayi Haidar Aqua yang merupakan salah satu guru di SMAN 1 Sajira. Penangkapan dilakukan di rumahnya, cuma detailnya saya enggak tahu, tapi kalau penangkapan memang ada. Sekarang terduga ada di Mabes Polri guna penyelidikan lebih dalam,” ujar Zamrul.

Atas perbuatan tersebut terduga dapat dijerat dengan undang-undang berlapis dan dikenakan Pasal 45 ayat 3 Jo pasal 27 ayat 3 undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi transaksi elektronik serta atau pasal 310 KUHP atau pasal 311 KUHP dan pasal 207 KUHP. (Omat/twokhe@gmail.com).