Penyidik bersama Tim Ahli Periksa Beton JLS

CILEGON- Penyidik Kejati Banten bersama ahli teknik mengecek proyek Jalan Lingkar Selatan (JLS), di Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Rabu (14/8). Pemeriksaan itu terkait audit fisik untuk mengetahui kualitas beton jalan.  

“Iya ada pemeriksaan proyek JLS di Cilegon,” ujar sumber Radar Banten di lingkungan Kejati Banten, kemarin (14/8).

Audit fisik proyek senilai Rp14 miliar itu juga untuk menguatkan dugaan tentang ketidaksesuaian spesifikasi. Proyek tahun 2013 itu diselidiki sejak 5 Juli 2019. Belum genap sebulan atau pada 19 Juli 2019, penyidik meningkatkan status perkara tersebut menjadi penyidikan.

“Pemeriksaan (fisik-red) yang dilakukan ahli untuk mengecek langsung hasil pekerjaan,” kata sumber tersebut.

Sementara, sumber lain Radar Banten di lingkungan Kejati Banten juga menyebutkan adanya dugaan rekayasa lelang proyek tersebut. “Penyimpangannya sudah mulai saat lelang sampai pelaksanaan. Kalau itu (rekayasa lelang-red) belum bisa saya katakan karena sudah masuk dalam materi penyidikan. Tapi, memang kami menemukan adanya indikasi pelanggaran di sana (lelang-red),” katanya.

Namun, Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Banten Sekti Anggraini dan Kepala Seksi Penyidik (Kasidik) Kejati Banten Bambang belum dapat dikonfirmasi. Panggilan dan pesan singkat Radar Banten tidak direspons.

Terpisah, Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Holil Hadi juga belum dapat berkomentar mengenai pengecekan lokasi tersebut. “Saya belum mendapat informasi (dari penyidik-red),” tutur Holil. (mg05/nda/ira)