Kepala Dindikbud Kota Serang Akhmad Zubaedillah

SERANG – Proses peralihan SMA/SMK dari Pemkot Serang ke Pemprov Banten sudah mencapai 95 persen. Pemerintah pusat menargetkan penyelesaian prosesnya hingga Oktober 2016.

“Prosesnya sudah mencapai 95 persen. Terakhir memang paling lambat Oktober 2016,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Dindikbud) Kota Serang Akhmad Zubaedillah, Sabtu (26/12/2015).

Data yang sudah diserahkan, kata Zubaedillah seperti data guru, kelas, tenaga TU, siswa, pendanaannya. TPP-nya, dan sekolah gratis yang selama ini sudah dilakukan di Kota Serang.

“Yang belum beres itu terkait dengan aset, karena dokumennya masih di Kabupaten Serang. Seperti bukti kepemilikan tanah,” kata Zubaedillah.

Ia mengatakan, di Kota Serang ada 73 sekolah SMA dan SMK baik negeri dan swasta dengan jumlah guru sekitar 700 sedangkan untuk SMA/SMK Negeri berjumlah 15 sekolah.

“Untuk menyelesaikan terkait aset kami akan melakukan sensus dan dilimpahkan kepada Pemerintah Provinsi Banten penyelesaiannya,” kata Zubaedillah.

Diketahui, berdasarkan Undang-Undang 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, menyebutkan salah satu urusan wajib pemprov yaitu menyelenggarakan pendidikan dan menciptakan SDM potensial.

Sehingga ke depan, penyelenggaraan SD dan SMP akan menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota, SMA/SMK menjadi kewenangan pemprov, dan perguruan tinggi merupakan urusan dari pemerintah pusat. (Fauzan Dardiri)