Perawat Positif Covid-19, RSUD Cilegon Lakukan Rapid Test terhadap 123 Pegawai

Ilustrasi rapid test. Foto: Shutterstock

CILEGON – Seorang perawat positif Covid-19, RSUD Kota Cilegon langsung mengambil sikap. Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kota Cilegon Maesuri memastikan bahwa pihaknya akan melakukan rapid test terhadap 123 orang pegawai baik tenaga medis maupun non tenaga medis yang melakukan kontak langsung.
 
“Kalau hasilnya di antaranya nanti itu reaktif, nanti kita rumahkan. Kita tunggu hasil PCR-nya. Kalau non reaktif, tetap bertugas dengan menggunakan masker N95,” jelas Maesuri, Minggu (10/5).
 
Kata dia, pelayanan kesehatan di RSUD Kota Cilegon belum terpengaruh. Seluruh pelayanan masih berjalan seperti biasa. Namun jika hasil rapid test terhadap ratusan pegawai menunjukkan reaktif, pihaknya akan merumahkan ratusan pegawai untuk menjalani isolasi mandiri dan mengoptimalkan sisa pegawai yang ada.
 
Saat ini, lanjut Maesuri, jumlah pegawai baik medis maupun non medis di RSUD Kota Cilegon sebanyak 800 orang. Pihaknya akan menyiapkan skema jika sebagian dari jumlah pegawai hasil rapid test-nya reaktif.

“Kita berupaya agar pelayanan tetap berjalan baik. Mohon doanya agar semuanya baik-baik saja, pelayanan kesehatan tetap berjalan normal,” ujarnya.  (Bayu M)