Perawatan Tanaman Jadi Prioritas Warga RT 09 Tegalkembang

0
821 views

WALANTAKA – Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020 bukan cuma soal menata kampung. Tapi juga soal menumbuhkan kesadaran warga untuk merawat kebersihan, keamanan, dan penghijauan di lingkungannya. Setidaknya, hal itu telah terpatri di benak warga RT 09 RW 03, Lingkungan Tegalkembang, Kelurahan Pipitan, Kecamatan Walantaka.

Perkampungan di pinggir Jalan Raya Ciruas-Petir ini, sekilas tampak karena terik matahari. Namun, jika melihat ke dalam permukiman, hampir di semua pekarangan rumah warganya terdapat tanaman hijau.

Ketua RW 03 Ahmad Humaedi mengatakan, sejak LRLA di-launching pada Februari 2020, ia mengajak warga RT 09 untuk melakukan penghijauan. Warga yang memiliki rumah berhalaman luas, diminta untuk menanam tanaman langsung ke tanah. Bagi warga yang rumahnya tidak tidak memiliki lahan kosong, menanam tanaman dalam pot.

“Alhamdulillah, sekarang banyak tanaman. Tinggal perawatannya yang kita prioritaskan,” kata Humaedi kepada Radar Banten, Rabu (22/7).

Ada berbagai jenis tanaman yang ditanam warga RT 09. Dari palawija, sayur, tanaman obat keluarga, hingga bunga. Tanaman-tanaman ini sempat tak terawat. Warga hampir lengah setelah penilaian tahap pertama LRLA pada periode 4-15 Mei 2020.

“Akibatnya tanaman pada mati, layu, dan kering,” jelas Humaedi.

Sejak itu, pengurus RW dan pengurus tiga RT di RW 03 mengajak warga untuk rapat. Mereka membahas jadwal perawatan tanaman. Di RW 03, ada tiga RT yang ikut LRLA.

Hasilnya, RT 09 ditetapkan setiap habis salat isya. Ibu-ibu yang mendapat tugas menyiram tanaman di pekarangan rumah. “Paginya, setelah salat subuh, giliran bapak-bapak yang nyiram,” kata Humaedi.

Ia juga mengaku, pengurus tiga RT di wilayahnya sudah mengurus pengesahan kelompok sadar hukum dan kelompok pemuda penggerak lingkungan. Rencananya, pekan depan, ia bersama warga akan melengkapi alat keamanan di pos ronda.

“Nanti kita usahakan ada pengecatan di jalan, tembok rumah warga juga (dicat-red),” ujarnya.

Lurah Pipitan Tuti Sumiyati menambahkan, ia sudah menginstruksikan pengurus enam RT di wilayahnya yang ikut LRLA agar memulai persiapan menuju penilaian tahap dua. “Insya Allah, kami siap untuk dinilai,” tandasnya. (mg06/don)