MERAK – Wajah Terminal Terpadu Merak (TTM) terus dipercantik. Sejumlah fasilitas di dalam dan di luar kawasan terminal akan ditambah usai pembangunan TTM tahap ketiga rampung.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek tahap ketiga rehabilitasi TTM, Rusdi Irawansyah menerangkan, untuk menambah fasilitas itu Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon mengajukan permohonan bantuan anggaran sekitar Rp4 miliar ke Pemerintah Pusat, melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Untuk fasilitas tambahannya kita ajukan lewat APBN di tahun 2016. Seperti mechanical electrical, rambu dan petunjuk arah. Kita sudah ajukan perhitungannya ke Kementerian Perhubungan sekitar Rp4 miliar,” ujarnya, Jumat (23/10/2015).

Selain permohonan bantuan anggaran itu, kata dia, pihaknya juga mengusulkan fasilitas lainnya yang saat ini dalam tahap penilaian Kemenhub. “Dari mereka (Kemenhub) juga ada (hitungan) kelengkapan yang lain, seperti rambu marka dan sebagainya, tambah juga ada penerangan keliling. Terus ada papan nama digital juga yang akan dipasang, bisa lebih dari yang kita usulkan,” jelasnya.

Sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan, pengerjaan proyek rehabilitasi TTM tahap ketiga itu akan rampung akhir 2015 ini. “Progres pekerjaaan sudah mencapai 59 persen. Rangka atap sudah kita pasang, pengerjaan kolom juga sudah 100 persen. Kira-kira pekerjaan struktur sudah hampir semuanya selesai. Sebelum tahun baru sudah bisa selesai semua,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Cilegon, Dana Sujaksani membenarkan perihal kucuran dana APBN yang akan dialokasikan untuk pengadaan fasilitas tambahan paska pelaksanaan proyek tahap ketiga TTM selesai dikerjakan.

Dana menjelaskan, pihaknya bukan tidak menganggarkan pengadaan tersebut lewat dana APBD. Namun pengucuran dana APBN lebih didasari pemanfaatan dana dari Pusat yang dapat dimanfaatkan untuk alokasi di daerah.

“Intinya Pusat (kemenhub) ingin agar semua terminal di daerah bisa lebih baik. Bukan cuma TTM saja, tetapi semua terminal tipe A yang ada di Indonesia. Berapapun dana yang dibantu dari APBN nanti, itu akan menunjang percepatan pelayanan di daerah,” ujarnya.

Bantuan dari APBN diharapkan juga nantinya dapat menunjang anggaran yang dialokasikan pihaknya yang besarannya sekitar Rp500 juta. (Devi Krisna)