Percepat Perbaikan Jalan Berlubang

Pengendara melintasi jalan yang rusak parah dan tergenang air di Lingkungan Pakupatan, Penancangan, Cipocokjaya, Kota Serang, Selasa (25/2). Kerusakan jalan sudah terjadi sejak dua bulan lalu yang hingga kemarin belum ada perbaikan.

SERANG – Masih banyak jalan rusak di Kota Serang mendapat sorotan dari Dewan. Mereka meminta agar jalan yang berlubang itu segera diperbaiki karena kepentingan publik tidak bisa ditunda lagi.

Berdasarkan pantauan, jalan berlubang yang cukup parah seperti Jalan Amin Jasuta (Kaloran), depan Brimobda Banten. Kondisi jalan berlubang dengan diameter cukup besar. Jalan rusak juga tampak di Jalan Ki Sahal (Lopang Cilik), Jalan KH Kozin (Ciceri), sejumlah ruas jalan di Curug, dan sebagainya.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Serang Khoeri Mubarok mengaku mendapat banyak aduan dari masyarakat terkait kondisi jalan rusak. “Perbaikan jalan seharusnya menjadi prioritas untuk ditindaklanjuti dalam waktu dekat,” tegasnya kepada Radar Banten, kemarin.

Kata dia, salah satu upaya yang harus dilakukan adalah dengan mempercepat proses lelang. Sebab hingga saat ini belum ada paket pekerjaan jalan yang tayang lelang. “Harus segera tayang agar dapat terselesaikan pekerjaannya, terutama yang nilainya besar karena khawatir keterlambatan dalam penyenyelesaiannya, kami mendorong agar Maret ini bisa tayang,” ujar Heri.

Kata dia, tentunya dengan APBD Kota Serang yang sangat kurang untuk perbaikan insfratuktur jalan, Komisi IV berharap Pemprov Banten turun membantu perbaikan kondisi jalan di Kota Serang.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Serang M Ridwan mengatakan, tahun ini ada beberapa ruas jalan yang ditingkatkan, terutama jalan-jalan utama. “Untuk Jalan Amin Jasuta (Kaloran-red), tahun ini akan ditingkatkan dengan hotmix,” ujarnya.

Ridwan mengatakan, lantaran saat ini di ruas Jalan Amin Jasuta diberlakukan sistem satu arah maka menjadi salah satu ruas jalan yang penting. Untuk itu, badan jalannya juga akan ditambah 75 sentimeter.

Sementara  untuk ruas Jalan Ciracas-Dalung, PUPR akan melakukan pemeliharaan tahun ini. Sedangkan peningkatannya baru akan dilaksanakan tahun depan. Namun, untuk ruas Jalan Dalung-Cigintung akan ditingkatkan dengan beton. “Tentu kami ingin semuanya dalam kondisi baik, tapi akan dilakukan secara bertahap,” tuturnya.

Ridwan mengatakan, untuk ruas jalan yang akan dilakukan pemeliharaan, baru menambal dengan batu split. “Nanti akan ditutup dengan hotmix bersamaan dengan ruas jalan lainnya,” ujarnya.

Untuk pembangunan dan peningkatan jalan, ia mengaku sedang menuju proses lelang. Selain pembangunan yang dibiayai APBD Kota Serang, ada juga yang dibiayai dana alokasi khusus (DAK) dari APBN sebanyak dua ruas jalan dan bantuan keuangan dari APBD Provinsi Banten sebanyak dua ruas. “Salah satunya Jalan Amin Jasuta. Kalau untuk pemeliharaan jalan sudah mulai,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Serang Iwan Sunardi mengaku pihaknya telah rampung melakukan identifikasi ruas jalan lantaran selama ini terjadi tumpang tindih antara jalan poros dan jalan lingkungan. Berdasarkan datanya masih ada jalan lingkungan yang menjadi kewenangan DPRKP yang kondisinya rusak.

Tahun ini, lanjutnya, DPRKP akan melakukan peningkatan dan pemeliharaan terhadap sejumlah ruas jalan. Untuk kegiatan pemeliharaan dan non lelang, Iwan mengaku menunggu musim hujan selesai lantaran dikhawatirkan kualitasnya terganggu. “Ada sebagian yang sudah, tapi selebihnya kami menunggu musim hujan selesai agar kualitasnya tidak terganggu,” terangnya.

Sedangkan untuk paket pekerjaan yang melalui lelang, ia mengaku sedang dalam proses untuk penyempurnaan dokumen lelang. Iwan menargetkan berdasarkan arahan dari Walikota dan Wakil Walikota Serang, seluruh jalan lingkungan di Kota Serang dalam kondisi baik pada 2022. (nna/alt/ags)