Perempuan Tani HKTI Banten Bina Pengusaha Mikro

Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Perempuan Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (Perempuan Tani HKTI) Banten Lindra Octora saat acara panen jagung.

SERANG – Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Perempuan Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (Perempuan Tani HKTI) Banten Lindra Octora mengungkapkan, pihaknya memiliki program pembinaan terhadap usaha mikro kecil agar bisa survive dan mampu mengembangkan usaha.

“Salah satunya pembinaan usaha terhadap pengusaha tempe. Kami melakukan upaya pembinaan sejak dari produksi hingga pemasaran,” ujar Lindra usai penyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako bagi masyarakat yang kesulitan ekonomi selama pandemi virus corona (Covid-19) di Kota Serang dan Kabupaten Serang, Jumat (22/5).

Berita terkait: Perempuan Tani HKTI Salurkan Sembako ke Petani Terdampak Covid-19

Karena itu saat ada program pemberian bantuan sosial berupa beras, telur, sayuran, dana tempe, kata Lindra, pasokan bahan bantuan dari usaha binaan. “Ratusan tempe kami beli langsung dari usaha binaan supaya penghasilannya meningkat di tengah pandemi corona. Hal itu juga bagian dari dukungan kami terhadap usaha rakyat,” ungkap Lindra.

Lindra mengungkapkan, di tengah situasi Covid-19, pelaksanaan program tahun ini memang sempat terkendala karena tidak dapat berinteraksi langsung dengan para pengurus, dengan masyarakat, termasuk dengan usaha binaan. Pada saat penyaluran santunan, pihaknya menerapkan protokol kesehatan.

“Kita semua berharap pandemi ini segera berakhir agar dapat kembali pada kehidupan yang normal. Mari kita patuhi aturan dari pemerintah, misalnya soal social distancing,” ungkapnya.

Untuk bantuan sosial, DPP PT HKTI Provinsi Banten menyalurkan bantuan kepada warga terdampak Covid-19 di Kampung Muncul Jaya, Kelurahan Cipocok Jaya, Kampung Karundang Lor, Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok Jaya di Kota Serang, Kampung Cileweung, Kecamatan Ciomas, dan Padarincang di Kabupaten Serang.

Ratusan paket bantuan yang berisi beras, tempe, telur, dan sayuran itu, Perempuan Tani HKTI ingin membantu memenuhi kebutuhan gizi bagi masyarakat, khususnya bagi yang terdampak Covid-19. (*/aas)