Perkosa Sepupu, Tomi Dituntut 12 Tahun Penjara

0
902 views

SERANG – Tomi Hidayat (21) dituntut pidana 12 tahun penjara di Pengadilan Negeri Serang, Senin (17/2). Tomi dinilai terbukti bersalah menyetubuhi sepupu kandungnya berinisial SN (14).

Tuntutan terhadap Tomi itu dibacakan oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Serang Sih Kanthi Utami dalam persidangan tertutup.

Tomi dinilai telah melanggar Pasal 81 ayat (1) UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak sebagaimana dalam dakwaan kesatu.

“Tuntutan terhadap klien saya sudah dibacakan tadi. Tuntutan pidananya selama 12 tahun dan denda Rp60 juta subsider tiga bulan kurungan,” kata kuasa hukum Tomi, Andri Pratama usai persidangan.

Tuntutan pidana berdasarkan pertimbangan memberatkan dan meringankan. Hal memberatkan, Tomi dianggap telah melanggar norma agama, kesusilaan, merusak psikis korban dan tidak mengakui perbuatannya. “Pertimbangan yang meringankan belum pernah dihukum,” beber Andri.

Peristiwa itu terjadi pada Juni 2018. Saat itu, SN sedang bermain dengan adik kandung Tomi di dekat rumahnya Kecamatan Petir, Kabupaten Serang.

Tomi yang terbawa nafsu melihat tubuh korban lantas memanggilnya ke dalam rumah. Korban masuk ke dalam rumah dan dibawa Tomi ke dalam kamar.

Saat berada di kamar, Tomi memaksa korban berhubungan badan. Usai disetubuhi, Tomi mengancam korban untuk tidak menceritakannya. Peristiwa itu membuat korban tertekan secara psikis. Lantaran tak tahan, korban bercerita kepada bibi kandungnya.

Informasi itu sampai ke telinga ayah korban, DH. Tak terima DH melaporkan keponakannya itu ke Mapolres Serang Kota. “Pengakuan klien kami dia tidak melakukan persetubuhan, tetapi dia mengakui telah berbuat cabul kepada korban,” kata Andri.

Sementara Kasi Pidum Kejari Serang Yogi Wahyu Buana enggan menanggapi bantahan terdakwa. Dia hanya menyatakan surat tuntutan pidana terhadap Tomi telah dibacakan.

“Tadi sudah dibacakan oleh jaksanya Bu Kanthi (Sih Kanthi Utami-red). Tuntutan pidananya selama 12 tahun,” tutur Yogi. (mg05/nda/ags)