Perlu Regulasi Pro Pariwisata untuk Menggerakkan Wisata Banten

0
441 views

TANGSEL-Para penggiat dan pelaku wisata di Banten berharap ada acuan resmi untuk menggerakkan pariwisata di Banten. Acuan itu diharapkan menjadi pegangan mereka untuk beradaptasi dengan kondisi kenormalan baru.

Ketua Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) Provinsi Banten H Deden Sunandar mengatakan, sejak Banten memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) aktivitas kegiatan dan event pariwisata di Banten agak tersendat.

“Kami tidak bisa apa-apa karena ada PSBB,,” kata Aden, sapaan akrab Deden Sunandar , kepada Radar Banten di acara sosialisasi panduan keselamatan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekrat) di Serpong, Tangsel, Kamis (8/10/2020).

Kata Aden, Kemenparekrat yang sudah menerbitkan panduan kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan di lingkungan dunia wisata harus segera diturunkan kepada pemerintah daerah di Banten.

“Panduan itu menjadi angin segar bagi kami karena kami bisa bergerak dengan panduan keselamatan itu. Oleh karena itu panduan itu harus segera dimasifkan ke daerah,” katanya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Asita Banten Ahmad Asrori. Kata dia, sejak masa pandemi Covid, dunia pariwisata di Banten mati suri. Ia menyambut baik, lahirnya panduan keselamatan dan kesehatan yang diterbitkan Kemenparekrat.

Begitupun kata Irma Rahmawati dari DPD ASPPI Banten. Kata Irma, perlu regulasi yang responsif dengan dunia pariwisata di Banten. “Yang kita butuhkan adalah kebijakan pemda yang pro pariwisata di masa pandemi ini,” ujarnya.

Sementara Muhammas Aris, Ketua Asperda DPD Banten, mengatakan, gara-gara pemberlakuan PSBB di Banten industri rental mobil kena dampaknya. Tidak ada kegiatan pariwisata membuat banyak pengusaha rental mobil yang gulung tikar.

“Kami berharap adanya panduan itu membuat pariwisata bergerak sehingga rental mobil pun terdongkrak,” katanya.

Sementara Kabid Industri dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Banten Sri Mulyati mengatakan, Pemprov siap mendukung dunia pariwisata Banten. Kata dia, siap duduk bersama dengan pelaku dan asosiasi pengusaha pariwisata untuk menerima masukan pembuatan regulasi yang pro dunia wisata. (alt)