Perlu Satu Data Perkebunan

0
192 views
Perkebunan milik Perhutani. Foto : Dok Perhutani

SERANG – Data perkebunan memiliki nilai strategis di mata pemerintah. Saat ini pemerintah sedang berupaya meningkatkan resistensi usaha perkebunan dari serbuan produk-produk impor.

“Data dan informasi potensi perkebunan di Indonesia dapat terwujud apabila semua komponen bangsa memiliki komitmen mewujudkan satu data perkebunan Indonesia. Data statistik perkebunan yang valid, akurat, dan disajikan tepat waktu akan mendukung pengambilan kebijakan sektor perkebunan,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Banten Adhi Wiriana saat membuka workshop perusahaan perkebunan dengan tema Sinergi Antarstakeholder Merupakan Energi Menuju Satu Data Perkebunan Indonesia, di Hotel Le-Semar, Kota Serang, Selasa (6/8).

Selain dihadiri oleh perwakilan perusahaan perkebunan, workshop kemarin juga dihadiri asosiasi perusahaan dan petani perkebunan serta unsur pemerintah daerah.

Adhi menambahkan, workshop kemarin menjadi satu langkah bersama mewujudkan satu data perkebunan sebagai bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

Sementara Kepala Subdirektorat Statistik Tanaman Perkebunan BPS  Solimah mengatakan, pemerintah, perusahaan perkebunan swasta, dan perusahaan perkebunan negara harus melakukan sinergi. “Unsur dalam mewujudkan sinergi adalah trust (kepercayaan-red), communication, dan output oriented,”  ujarnya.

Kata dia, hal yang tak kalah penting dalam upaya mewujudkan sinergi adalah memahami bahwa partisipasi stakeholder adalah ikhtiar bersama terhadap kemajuan NKRI yang mampu bersaing di kancah global.

Menurut Solimah, motivasi untuk mewujudkan data yang strategis juga pernah disampaikan oleh Presiden pada 2016. Salah satu peluang memenangkan persaingan antarnegara adalah mempunyai data yang strategis, akurat, berkualitas, bermanfaat, serta data dan informasi nyata di lapangan.

Sedangkan Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Banten Agus Purnohadi mengatakan, Pemprov mendukung upaya bersama dalam mewujudkan satu data dalam hal ini satu data perkebunan. (alt/ira)