Permainan Nakal Dua SPBU Berhasil Dibongkar Polisi

CIPUTAT – Permainan nakal pengelola SPBU berhasil dibongkar Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Sebanyak 11 pelaku yang diduga melakukan kecurangan mengurangi takaran BBM diamankan polisi. Mereka berasal dari dua SPBU. Polisi hanya menyebut salah satunya dari SPBU di Ciputat.

Mereka berinisial RLN sebagai manajer pengawas SPBU, SHD (pengawas SPBU), AY (pengawas dan bidang keuangan SPBU), dan AN (pengawas SPBU). Sisanya, berinisial MS, DT, AR, AIS, TR, T dan H. Sementara dua lainnya masih diburu polisi.

Kabid Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Senin (30/4) mengungkapkan, para pelaku menempelkan sebuah alat di mesin dispenser yang digunakan mengisi BBM ke tangki kendaraan. Kemudian, rekannya bertugas dari jarak jauh dengan menggunakan remote yang akan mengurangi jumlah literan BBM yang dibeli konsumen. Menurut Argo, jika remote dimainkan akan memperlambat daya arus listrik hingga putaran mesin menjadi lambat sehingga isi BBM yang keluar dari nozzle tidak sesuai dengan yang ditampilkan pada layar. ”Takaran akan berkurang antara 400 mililiter hingga 1.245 mililiter dari setiap 20 liter pemesanan,” kata Argo.

Dalam menjalankan aksi curangnya, juga melibatkan seorang yang berperan memonitor di komputer. Dia juga bertugas, mengembalikan pada posisi normal saat ada pemeriksaan dari petugas Pertamina atau polisi serta petugas UPT Metrologi Disperindag setempat.

Menurut Argo, praktik kecurangan diduga berlangsung sejak 2017 lalu. Total uang haram kira-kira Rp930 juta. Sementara, untuk SPBU Ciputat sejak tiga tahun lalu, dengan total uang panas yang dikumpulkan sekitar Rp2 miliar. Argo menambahkan, pembeli akan kesulitan mendeteksi adanya kecurangan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kepala UPT Metrologi Legal Kusnan menyatakan untuk pengawasan harus tanyakan ke bidang pengawasan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). ”Kalau mau informasi lebih lanjut, kita ketemuan di kantor. Biar penjelasannya akurat,” singkatnya melalui pesan WhatsApp. (you/RBG)