PermataBank Luncurkan Reksa Dana Global Syariah USD

0
1785

JAKARTA – PermataBank bersama PT Batavia Prosoerindo Aset Manajemen (BPAM) dengan optimis meluncurkan produk reksa dana syariah bermata uang USD yang berinvestasi pada pasar saham global dengan mengedepankan prinsip berkelanjutan atau environment, social, dan governance (ESG).

Reksa dana dengan nama Batavia Global ESG Sharia Equity USD (BGESEU) menggabungkan investasi konvensional dan wawasan ESG. Reksa dana tersebut berinvestasi pada tren dan peluang baru dengan mengedepankan isu sustainability atau berkelanjutan yang memiliki dampak finansial yang nyata.

Direktur Retail Banking PermataBank Djumariah Tenteram saat peluncuran secara virtual, Rabu (13/1), mengatakan, reksa dana berbasis ESG sudah menjadi tren sejak 2017, namun performanya memang meningkat drastis di 2020.

“Batavia Global ESG Sharia Equity USD menjadi salah satu produk unggulan di awal tahun karena optimis bahwa mengawali tahun masyarakat pasti ingin memulai berbenah perencanaan keuangan, mencari investasi yang cocok return-nya dan sesuai dengan hati nurani,” ungkapnya.

Hal yang sama disampaikan Direktur Utama Batavia Prosperindo Aset Manajemen Lilis Setiadi.  Bersama PermataBank, pihaknya antusias dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya investasi berkelanjutan atau ESG. Berdasarkan BlackRock People and Money Survey yang dilakukan pada periode Nov 2019-Jan 2020 dengan lebih dari 8.000 investor di Asia, 68% dari investor tersebut menginginkan investasi mereka untuk memperhatikan aspek E, S dan G. “Kami percaya melalui investasi pada Reksa Dana Batavia Global ESG Sharia Equity USD, investor mempunyai kesempatan untuk mendapatkan imbal hasil yang lebih baik, portofolio yang andal serta membuat dampak positif,” ungkapnya.

Susan Bachtiar seorang Aktris, public figure, dan Brand Ambassador PermataBank Priority menambahkan, “Reksa dana memang salah satu pilihan investasi tepat bagi saya untuk tujuan investasi jangka panjang. Mengetahui tentang reksa dana berbasis ESG seperti sebuah kabar baik buat saya karena sudah dari dulu saya peduli tentang isu kemanusiaan dan lingkungan. Menempatkan uang pada saham perusahaan yang telah memenuhi berbagai aspek, seperti keterlibatan masyarakat, perilaku berbisnis yang wajar dan beretika seperti bentuk tanggung jawab sosial.” (aas)