Permintaan Maaf Diterima, Persoalan Hukum Pemukulan Anggota DPRD Cilegon Tetap Lanjut

CILEGON – Anggota DPRD Kota Cilegon Yusuf Amin dari fraksi PDI Perjuangan membenarkan  jika ia menjadi korban penganiayaan dari sesama anggota DPRD Kota Cilegon dari fraksi PAN, Hasbudin. Yusuf mengaku ditinju oleh Hasbudin di bagian wajahnya.

Yusuf mengungkapkan jika Hasbudin telah menemuinya untuk menyampaikan permohonan maaf. Yusuf pun mengaku telah memaafkan Hasbudin. Namun persoalan hukum yang telah ia laporkan ke Polres Cilegon masih akan terus berlanjut.

“Kalau secara pribadi saya maafkan. Tapi kalau untuk pencabutan (laporan ke Polres Cilegon) belum saya lakukan. Proses hukum itu terus berjalan dan sudah saya serahkan kasus ini sepenuhnya ke pengacara PDI Perjuangan,” ujarnya saat ditemui sejumlah wartawan di Kantor DPRD Cilegon, Jumat (2/3).

Yusuf menjelaskan Kamis 1 Maret kemarin malam, Ketua DPD PAN telah datang ke rumah Ketua DPC PDI Perjuangan untuk menyampaikan permohonan maaf. “Kebetulan saya ada disitu. Tidak lama kemudian datanglah dari kasat Intel dan kanitnya, kemudian Pak Hasbudin dengan pak Syihabudin Syibli. Mereka secara pribadi dan institusi telah menyampaikan maaf,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Kota Cilegon Yadhi Marhaen mengatakan BMI sebagai sayap organisasi PDI Perjuangan malam ini akan melaporkan perbuatan tidak terpuji yang dilakukan oleh Hasbudin itu kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Cilegon.

“Suratnya sudah. Berkas visum dan pelaporan juga sudah. Pada dasarnya secara pribadi pak Yusuf Amin telah memaafkan beliau (Hasbudin). Tapi pada dasarnya aspek hukumnya harus terus berjalan. Ini harus tegas, karena tidak dibenarkan adanya anggota dewan yang menggunakan cara preman seperti ini,” tuturnya.

Terpisah, di lantai dua gedung DPRD Kota Cilegon Hasbudin yang dijumpai oleh wartawan belum berkomentar atas kasus tersebut. “Nanti dulu ya saya mau solat,” ujarnya. Namun ketika ditunggu lebih dari satu jam, Hasbudin belum kembali juga. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)