Permukiman Kumuh Jadi Persoalan Serius di Kecamatan Serang

0
479 views
Camat Serang Arif Rahman Hakim.

SERANG – Permukiman kumuh dan rumah tidak layak huni di Kecamatan Serang menjadi sorotan serius pada Musyawarah Rencana Pembangunan tingkat Kecamatan Serang di Hotel Wisata Baru, Rabu (6/1). Kawasan kumuh berada Kelurahan Unyur dan Kelurahan Sukawana.

“Kecamatan Serang ini ibukotanya Kota Serang, tapi masih ada masyarakat miskin, masih ada kekumuhan, dan tumah tidak layak huni,” ujar Walikota Serang saat memberikan sambutan.

Terlebih Sukawana yang jaraknya tidak lebih satu kilometer dari Pusat Pemerintahan Kota Serang. “Ada juga salah satu kampung yang orang-orangnya minta-minta saja. Sukawana maning bae,” katanya.

Pria yang pernah jadi Camat Serang ini menilai, ada yang salah atas mencuatnya masalah tersebut. “Berarti kelurahan ini ada masalah. Harus dicari masalahnya apa,” katanya. Kata Syafrudin, Pemkot Serang sudah menyiapkan program rumah tidak layak huni untuk 30 rumah di Kelurahan Sukawana.

Camat Serang Arif Rahman Hakim akan menindaklajuti masalah yang menjadi sorotan Walikota Serang. Ia membenarkan jika pada 2017, Kelurahan Unyur menjadi salah satu kelurahan terkumuh. “Makanya kita sudah ajukan P2KP (program penanggulangan kemiskinan perkotaan) yang mana program itu keroyokan dari masing-masing dinas mulai dari RTLH, infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Untuk Kelurahan Sukawana yang masih mendapat julukan kampung pengemis, Arif mengatakan, itu menjadi tugas yang harus diselesaikan. Pihaknya akan melakukan pembinaan dan pelatihan-pelatihan agar masyarakat beralih profesi. (Supriyono/Aas)