Persiapan PON, Atlet Gantole Banten Perkuat Teknik Static Towing

0
571 views

SERANG – Atlet gantole Banten terus memperkuat teknik static towing guna mematangkan persiapan menghadapi PON Papua 2020. Fokus latihan terhadap teknik tersebut dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dari penampilan babak kualifikasi PON 2019 lalu. 

Diketahui, pada ajang Pra PON 2019, gantole Banten menyegel empat tiket menuju PON Papua 2020. Keempat atlet tersebut masing-masing yaitu Agung Permana, Ening Kurnia, Tubagus Husni Mubarok, dan Aji Enoh. 

“Sekarang kami sedang mendalami sistem lepas landas pilot static towing. Karena saat panitia mengubah metode di Pra PON lalu, kami sedikit kelabakan. Sebelumnya kami fokus di aerotowing,” kata Pelatih gantole Banten, Aji Enoh, Jumat (10/1). 

Aji menjelaskan, perbedaan static towing dengan aero towing cukup signifikan. Static towing menggunakan motor diam yang dapat mengulur tali sepanjang 1000 meter. Sedangkan aero towing menggunakan pesawat microlight yang penariknya juga ikut terbang. 

“Setelah Pra PON pelatda langsung kami mulai. Dan untuk latihan teknik static towing ini kami langsungkan di Lapangan Terbang Gorda, Kabupaten Serang,” jelas Aji. 

Pelatih yang juga masih berstatus atlet ini berharap persiapan tim gantole Banten menuju PON 2020 berjalan lancar. Ia mengaku akan berupaya semaksimal mungkin agar bisa mempersembkan prestasi terbaiknya untuk Banten. “Dengan persiapan yang terus kita lakukan, semoga menghasilkan prestasi yang terbaik. Kami akan berusaha. Semoga gantole Banten kembali mempersembahkan emas,” harap Aji. 

Ketua Umum (Ketum) KONI Banten, Rumiah Kartoredjo mengatakan, hasil tes fisik metode sport sciense yang telah dilakukan sebelumnya menjadi rujukan bagi cabang olahraga sebagai program latihan rutin menghadapi PON 2020. 

“Dari Sport Sciense diketahui apa kekurangan dan kelebihan atlet. Sehingga memudahkan dalam merancang program latihan. Kita semua berharap prestasi Banten akan lebih baik,” kata Rumiah. (Riko BS)