TANGERANG – Persiapan Kabupaten Tangerang menjadi tuan rumah Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) IV Banten tahun 2018 terus dioptimalkan. Salah satunya adalah menambah pembangunan 2 venue yang akan digunakan di multi even olahraga empat tahunan yakni panjat tebing dan layar.
Saat ini proses pembangunan kedua venue tersebut hanya tinggal menunggu waktu. Karena untuk cabor panjat tebing pembangunannya berbarengan dengan sarana lingkungan (landscape) Sport Center Kelapa Dua yang sudah dilakukan lelang. Sementara untuk layar dipastikan pembangunan fasilitasnya akan mulai dilaksanakan pada September 2017.

“Untuk panjat tebing sudah di lelang dan berbarengan dengan pembangunan landscape sport center, letaknya papan panjat ada di sekitar GOR permainan. Sedang untuk cabor layar sudah akan dimulai pada September nanti dan tinggal menunggu perizinan dari Dinas Perikanan, letaknya disamping BP2IP (Balai Pendidikan Dan Pelatihan Ilmu Pelayaran, red),” beber H. Wahyu Suryana, Kabid Olahraga Disporabudpar Kabupaten Tangerang.

Kata Wahyu, sebenarnya ada satu venue lagi yang akan dibangun tahun ini yakni lapangan tembak. Hanya saja saat ini pengerjaannya tengah menanti izin dari Dinas Peternakan sebagai pemilik lahan yang ada di seputaran Diklat Pemkab Tangerang, Curug.

“Pemkab merancang pembangunan venue yang ada di sekitar sport center, karena nantinya diharapkan mempermudah peserta yang akan tampil di Porprov. Semua venue Porprov ada di sekitar sport center,” ucap Wahyu.

Achmad Taufik, Sekretaris Panitia Porkab, menyatakan, sejauh ini untuk venue pihaknya telah memastikan telah terinvetarisir data kepemilikan dan status penggunaannya. Ini dibutuhkan panitia untuk bisa menyusun anggaran baik untuk peminjaman, sewa menyewa atau pembangunan.

“Sejauh ini dari 39 cabor yang dipertandingkan kita memiliki data sebagian besar kepemilikannya adalah swasta. Kita sudah punya data apakah statusnya bisa dipinjam atau di sewa, untuk itu kita butuh anggaran yang harus diajukan kepada Pemkab Tangerang,” ucap Taufik, sapaan Achmad Taufik.

Sedang untuk tahun 2018, lanjut Taufik pihaknya juga masih merencanakan pembangunan beberapa venue. Salah satu venuye yang masuk program untuk diajukan pembangunannya ke Pemkab adalah sepatu roda.

“Rencananya pembangunan dikawasan BSD City, Pagedangan. Ini kami ajukan karena pembangunan venuenya cukup mudah dan butuh dana yang tak terlalu banyak,” beber Taufik. (Aris Maulansyah/RBG)