Persis Solo Taklukkan Perserang 2-1

Skuat Perserang melakukan pemanasan di Stadion Manahan Solo sebelum pertandingan dimulai, Selasa (15/5).

SERANG – Suasana emosional begitu terasa di Stadion Manahan, Selasa (15/5) sre. Dua kekalahan Persis Solo di Aceh, membuat tim kebanggaan Wong Solo tersebut terperosok di posisi kelima, setelah tiga pekan lamanya berstatus sebagai pemuncak klasemen grup barat di Liga 2 2018.

Atmosfer kebangkitan jadi misi besar Persis Solo di depan belasan ribu suporter fanatiknya yang hadir di laga sore itu. Semakin emosional karena laga ini sepertinya akan jadi laga kandang terakhir Persis Solo berkandang di Manahan musim ini.

Hal itu lantaran munculnya wacana revitalisasi Manahan yang rencananya akan dimulai bulan Juni ini. Sementara Persis akan kembali bertanding di Liga 2 pada 3 Juli mendatang, yakni saat Laskar Sambernyawa menjajal klub Cilegon United.

Akan berkandang di mana Persis setelah peremajaan Stadion Manahan dimulai, tentu masih jadi tanda tanya besar. Manajemen belum bisa memutuskan karena memang untuk memutuskannya perlu menampung banyak ide dan suara dari stakeholder, panpel, dan tentunya para suporter.

Di luar sisi itu, kemenangan Persis atas Perserang Serang dengan skor 2-1, tentu menjadi bekal berharga Persis jelang jeda kompetisi. Terlebih tambahan tiga poin itu juga membuat Persis sukses memperbaiki posisinya, yang kini sedang duduk manis di posisi kedua dengan raihan sembilan poin dari lima laga yang sudah dijalani.

Persis dipastikan gagal jadi pemuncak klasemen grup barat karena di luar dugaan Semen Padang sukses menang atas tuan rumah Persibat Batang 2-1. Saat ini, Semen Padang masih jadi capolista dengan tabungan 12 poin, dengan satu-satunya kekalahan yang mereka rasakan dari lima laga, itu pun saat melawan Persis Solo (0-3).

“Kemenangan ini begitu penting bagi kita. Walaupun jujur tak mudah untuk bisa meraihnya,” beber Pelatih Persis Solo Jafri Sastra, usai laga.

Mengomentari hasil itu, Manajer Perserang Babay Karnawi menilai, secara permainan timnya mengalami grafik peningkatan dibandingkan empat pertandingan sebelumnya. “Kalau secara permainan, anak-anak sudah main bagus. Dengan formasi baru 3-5-2, anak-anak berhasil mengurung pertahanan Persis terutama di babak kedua,” kata Babay.

Hasil negatif yang diperoleh tim besutan Zaenal Abidin dari Solo, lanjutnya, harus segera disikapi staf pelatih.

“Ada masalah krusial yang harus disikapi segera, di antaranya penyelesaian akhir. Namun untuk sementara, skuatnya akan diistirahatkan sekira sepekan untuk menyambut Ramadan,” terang Babay.

Sementara itu, Kepala Pelatih Perserang Zaenal Abidin menyatakan, kekalahan anak asuhnya atas Persis Solo bukan lantaran beda kualitas. “Hanya kurang beruntung saja. Kalau permainan cukup berimbang dan bahkan di babak kedua kami lebih banyak menekan mereka,” katanya singkat. (dre/ful/ira/RBG)