Persita Ingin Bawa Pulang Poin Lawan PSGC Ciamis 

Pemain Persita Tangerang foto bersama pelatih dan manager di Stadion Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Kamis (20/6).

TANGERANG- Persita Tangerang mematok target membawa pulang poin dari laga perdana Kompetisi Liga 2 tahun 2019 di Stadion Galuh menghadapi PSGC Ciamis, Minggu (23/6) sore. Peluang dari laga away itu cukup besar jika mengingat persiapan yang telah dilakukan selama ini.

Pendekar Cisadane telah ditempa hampir selama lima bulan menghadapi pertandingan besok sore. Tim Ungu, adalah tim pertama di wilayah barat yang melakukan persiapan, sementara tim lain baru melakoni persiapan tiga bulan belakangan.

“Kami ingin melakukan start dengan baik, makanya kami bersiap lebih awal. Dan, kami sangat berharap di pertandingan perdana ini bisa membawa pulang kemenangan memanfaatkan kesiapan tim,” kata I Nyoman Suryanthara Manajer Persita.

Nyoman menyatakan, poin dari laga kontra Laskar Ciung Wanara, julukan PSGC, sangat diinginkan Persita karena dari pertandingan ini dan menghadapi PSCS Cilacap (27/6) Tim Ungu mematok target poin. “Kami harus mengambil poin dari dua pertandingan ini, hasil positif pastinya akan mendongkrak mental mengarungi kompetisi,” tukas Nyoman.

Secara strategi Persita telah menyiapkan kekuatan jauh-jauh hari dengan memaksimalkan karakter bermain yang diinginkan, yakni berani tampil ofensif. Widodo Cahyono Putro (WCP) Pelatih Persita menerapkan strategi itu sejak awal latihan.

Pada laga perdana, WCP mengaku buta kekuatan lawan meski mengetahui tim besutan Herrie Setiawan dibela beberapa pemain ternama seperti Bio Paulin, Joko Sasongko dan Budiawan. “Kita akan bermain dengan pola dan karakter yang kita miliki, biarkan lawan memikirkan apa yang akan kami lakukan. Kalau ada perubahan permainan itu tinggal bagaimana pemain berimprovisasi di lapangan, tetapi berdasarkan apa yang kita latih,” ucap WCP.

Yang paling utama, kata mantan pelatih Bali United tersebut, adalah disiplin dan konsentrasi pemain dalam pertandingan. Pemain tidak boleh lengah dalam melakukan serangan maupun pertahanan. Pilihan melakukan permainan ofensif dilakukan WCP karena saat ini materi yang dimiliki Tim Ungu banyak dihuni pemain yang punya naluri membuat gol yang cukup tinggi.

Peran Sirvi Arvani akan dimaksimalkan. Sirvi akan ditopang mantan penyerang PSS Sleman Qischil Gandrum Minny yang merupakan duet Sirvi di Persepam. Chemistry keduanya diyakini akan membuat serangan Tim Ungu lebih hidup. Terbukti selama persiapan keduanya saling support dalam membuat gol. Keduanya akan mendapat batuan serangan dari Chandra Waskito yang punya naluri mencetak gol cukup tinggi.

Di lapangan tengah, WCP punya materi yang lebih mencolok dengan kedatangan Amarzukih dari PSS Sleman. Mantan pemain Persija itu diyakini akan menjadi jembatan antara pertahanan dan lini serang bersama dengan Ade Jantra dan Egi Melgiansyah.

Persita juga punya pemain yang punya determinasi cukup tinggi ke lini depan, yakni Jecky Arisandi dan M Toha. Keduanya akan melapis dua sentral bek yang ditempati M Roby dan Rio Ramandika. “Saya cukup optimistis materi yang ada sangat memahami apa yang ingin diterapkan pada pertandingan nanti karena chemistry di antara mereka sudah tumbuh. Tinggal bagaimana mereka memaksimalkan apa yang selama ini mereka lakukan saat latihan,” ucap WCP.

Meski tampil ofensif, pelatih asal Cilacap itu tidak ingin pemainnya memandang remeh lawan. Karena PSGC tampil di hadapan pendukung sendiri yang pastinya akan menambah semangat bertanding Bio Paulin. “Selain buta kekuatan lawan, pemain harus mewaspadai pemain ke-12 mereka. Karena bisa meningkatkan kemampuan pemain lawan,” katanya. (Aris M/RBG)