Persita Jelang Liga 1: Hadirkan Tiga Pemain Asing

0
1.969 views

TANGERANG – Tiga pemain asing resmi dihadirkan oleh manajemen Persita Tangerang. Tamirlan Kozubaev, Eldar Hasanovic, dan Mateo Bustos dipastikan bergabung dengan skuat asuhan Widodo Cahyono Putro (WCP). Rabu (15/1), ketiga pemain asing itu hadir dalam sesi latihan bersama skuat Pendekar Cisadane di Stadion Utama Sport Center, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Ya, ketiganya mengakui memutuskan bergabung ke klub kebanggaan warga Tangerang ini sebagai klub pertama yang menawarkan untuk bermain di Indonesia. “Persita yang paling pertama memberikan tawaran main buat saya dari lima klub yang ingin merekrut saya, termasuk klub lama saya (River Plate Paraguay-red). Saya pastikan saya suka dengan Persita dan menerima tawaran main di sini,” ucap Mateo Bustos yang biasa bermain di posisi gelandang serang.

Eldar Hasanovic juga menyebut tawaran Persita datang dua hari setelah ia menyelesaikan kompetisi bersama klub Radnik Bijeljina yang tampil di Liga Bosnia Herzegovina. Menurut pemain jangkung yang biasa bermain di pos gelandang bertahan tersebut, ia langsung menyatakan kepada agennya untuk bermain di Persita. “Apalagi saya juga melihat media sosial tentang Persita, selain baru promosi dari Liga 2 tim ini juga punya suporter yang fanatik dan jumlahnya cukup banyak. Ini sesuatu yang menarik minat saya,” ujar Hasanovic yang mengaku media sosialnya diserbu fans tim Ungu yang mengucapkan selamat datang dan bergabung dengan tim idolanya.

Kozubaev juga menyatakan hal tak beda jauh dengan Mateo dan Hasanovic terkait ketertarikannya dengan Persita. Salah satu unsur ketertaikannya adalah soal suporter yang fanatik. Termilan Kozubayev sebelumnya bermain untuk klub Liga Malaysia PKSN FC. Menurut dia, meski tak banyak perbedaan saat dia bermain di Liga Malaysia, namun euforia main di Liga 1 lebih tinggi. “Mungkin suporter di Indonesia lebih fanatik bila dibandingkan saat saya bermain di Malaysia. Di sini mungkin saya akan nyaman karena saya Islam, untuk menemukan makan halal tidak susah,” beber Kozubaev. “Perbedaanya lainnya di negara saya Kygystan sangat dingin berbanding terbalik dengan Indonesia yang panas,” imbuhnya usai melajalani sesi latihan.

Sedang soal target bersama Persita ketiganya sepakat bakal memberikan penampilan terbaiknya untuk klub baru mereka. “Ya Persita sudah lima tahun berada di Liga 2 dan mereka tim promosi. Insya Allah saya akan mencoba dan berusaha agar Persita bertahan di Liga 1,” kata Kozubaev.

“Saya tahu Persita tim besar meski mereka tim promosi dan saya dan teman-teman akan berjuang bersama agar Persita tetap betahan di Liga 1,” timpal Hasanovic.

Sementara dari pantauan saat latihan, ketiganya langsung in dengan skema permainan yang diterapkan WCP saat latihan. Bahkan pemain Hamka Hamzah terlihat nyaman dengan karakter bermain yang ditunjukkan ketiganya. “Meski baru pertama melihat saya cukup senang dengan penampilan mereka, terutama Mateo. Umpan-umpannya akurat dan memanjakan pemain lain, tapi yang jelas mereka masih butuh adaptasi,” jelas Aldi Al Achya, striker Persita.

Apa yang dikemukakan Aldi diakui oleh Hasanovic dan Mateo yang menurut mereka masih butuh adaptasi dengan kultur dan karakter sepak bola di Persita. Tapi dengan apa yang dirasakan di latihan pertama ketiganya yakin proses adaptasi tidak butuh lama. “Semua bagus dan menerima kami, semua semangat meski kami butuh adaptasi tapi kelihatannya semua akan mudah,” tukasnya. (apw/nda/ags)