Pemain Persitangsel (hijau) dan Banten Jaya FC (hitam) berebut bola. Pertandingan berlangsung imbang dengan skor 1-1.

SERANG – Pertarungan antara Persitangsel dan Banten Jaya FC berakhir dengan hasil imbang pada laga lanjutan Liga 3 Asprov PSSI Banten, Rabu (15/8). Saat ini, Persitangsel masih kokoh menempati puncak klasemen wilayah 1.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Heroik Kopassus, Kota Serang, kedua tim sama-sama mennyuguhkan pertandingan menyerang. Jual beli serangan terjadi antara anak asuh Solihin dan Nasuha, eks pemain Tim Nasional Indonesia.

Melalui tendangan pojok, klub pendatang baru di Banten ini membuka keunggulan atas Persitangsel. Rizky Andry menyambar umpan tendangan pojok yang dilesatkan rekannya, skor 1-0 di menit ke-32.

Juara bertahan semakin beringas dengan ketertinggalannya itu. Tak butuh waktu lama, pada menit ke-43 melalui serangan balik Nurhidayat memberikan balasan hingga skor berbilang 1-1. Pertandingan berlangsung alot hingga akhir, kedua tim tidak menambah gol.

Persitangsel kini sudah berada di posisi aman meski masih ada satu pertandingan lagi melawan Bantara SC yang tidak memberikan pengaruh. Babak empat besar sudah terbuka luas dan dipastikan dilakoni oleh Persitangsel. “Melawan Bantara SC nanti tidak perlu gol banyak-banyak. Kita sudah pasti lolos (empat besar),” ujar Solihin, Pelatih Persitangsel.

Solihin mengaku masih mewaspadai Banten Jaya FC jika nanti ditakdirkan bertemu di semifinal. Ia menilai permainan pemain Banten Jaya FC terbilang bagus dan potensial. “Secara umum saya nyatakan bagus. Biar bagaimana pun Banten Jaya banyak pemain muda yang potensial,” tuturnya.

Pelatih Banten Jaya Nasuha tetap bersyukur atas hasil imbang melawan Persitangsel. Sejak menyimak pertandingan, Nasuha mengungkapkan Persitangsel merupakan tim kuat yang akan dihadapi. “Alhamdulillah kita dapat poin 1. Sangat sulit sekali (melawan Persitangsel), tapi tetap kita syukuri atas hasil ini,” ujarnya.

Nasuha menjelaskan, catatan untuk anak asuhnya pada laga yang akan dihadapi melawan Duta FC pada Minggu 19 Agustus mendatang memperbaiki bola rebound dan finishing. “Mereka (Duta FC) cukup kuat juga, sama seperti Persitangsel. Tapi, tetap pada setiap pertandingan kita target untuk menang,” katanya.

Banten Jaya dan Duta FC sama-sama belum berada di titik aman. Pertempuran nanti akan menjadi laga akbar bagi mereka untuk memperebutkan tiket lolos menuju empat besar. (rbs/ibm/ira)