Pertahanan Serang Jaya ditembus oleh pemain depan Persitangsel.

SERANG – Pertandingan Persitangsel melawan Serang Jaya menjadi laga pembuka babak empat besar Liga 3 Asprov PSSI Banten, di Stadion Heroik Kopassus, Kamis (23/8). Pada pertandingan ini, Laskar Surosowan (julukan Serang Jaya) selaku tuan rumah terpaksa menyerah atas Persitangsel dengan skor 1-2.

Juara bertahan Liga 3 tingkat Banten itu dari awal sudah mendominasi pertandingan. Pertahanan Serang Jaya acap kali di gempur oleh pemain depan Persitangsel. Namun beberapa kali peluang untuk menambah gol meleset atau bahkan mental dihadang kaki-kaki pemain belakang Serang Jaya.

Sering diserang bukan berarti sang tuan rumah bergeming. Serangan balik anak asuh Halabi Asad beberapa kali menembus jantung pertahanan lawannya dengan memberikan ancaman serius ke mulut gawang Persitangsel. Namun di babak pertama pemain Serang Jaya masih mandul.

Sementara Persitangsel membuka harapan kemenangannya melalui pemain bernomor punggung 19, Mochammad Koza Hanipi di menit ke-20. Kemudian gol tambahan disumbangkan oleh Diya Ramadhan di babak kedua pada menit ke-63.

Tertinggal dua gol, tak menyurutkan mental Laskar Surosowan. Serangan baliknya masih terus mengancam. Hujan yang turun seakan memberikan semangat lebih, tendangan keras Elfan Saefullah di menit ke-87 mengejar ketertinggalan hingga skor berbanding 2-1. Namun hingga pertambahan waktu dua menit skor masih tetap berubah.

Pelatih Serang Jaya, Halabi Asad mengakui permainan Persitangsel lebih unggul dari anak asuhnya. Namun, sambung Halabi, bukan berarti ke depan Serang Jaya tidak bisa mengejar Persitangsel. Ia mengaku akan memperbaiki kualitas permainan skuadnya dengan mengevaluasi kekurangan yang telah diamati saat pertandingan.

“Pemain kita masih banyak melakukan kesalahan di teknik dasar. Seperti passing, kontrol bola, dan individunya kita masih kalah. Mau menggunakan taktik seperti apapun kalau pemain belum menguasai teknik dasar ya susah. Kekompakan dan teknik dasar menjadi fokus evaluasi untuk kita perbaiki,” tuturnya.

Sementara itu, Pelatih Persitangsel, Solihin mengucapkan rasa syukurnya atas kemenangan tersebut. Padahal kata dia, sejumlah pemain inti yang diandalan Persitangsel belum diturunkan pada laga tersebut lantaran masih menjalani pemulihan cidera ringan.

“Dengan segala keterbatasan (Persitangsel menang). Ada beberapa pemain yang tidak kita bawa, karena cidera. Seperti Saiful Anwar, Kevin Ambon. Atas hasil ini kita cukup puas dan akan terus melakukan perbaikan,” katanya.

Pada hari ini, Persikota Tangerang juga menuai kemenangan setelah menaklukan Banten Jaya FC dengan skor akhir 2-0. (rbs/ibm/ags)