Ilustrasi.

JAKARTA – Perum Perumnas membidik tujuh daerah untuk pengembangan pembangunan 25.978 unit rumah sepanjang 2016.

Direktur Utama (Dirut) Perum Perumnas Himawan Arief Sugoto menuturkan, pada 2016 ini akan melakukan pengembangan pembangunan rumah yang tersebar di tujuh lokasi di seluruh Indonesia.

Semua itu meliputi Medan (Sumatera Utara), Palembang (Sumatera Selatan), Bandung dan Karawang (Jawa Barat), Makassar (Sulatesi Selatan, serta beberapa area di Jabodetabek seperti Pulo Gebang (Jakarta Timur), Cengkareng (Jakarta Barat), dan Bekasi (Jawa Barat). “Tujuh lokasi proyek ini dianggap strategis. Sungguhpun demikian di luar itu proyek tetap dikerjakan yang lain,” kata dia, Rabu (24/2), dilansir JawaPos.com.

Adapun pembangunan 25.978 unit rumah sepanjang tahun 2016 tersebut, nantinya ditargetkan 15 ribu unit rumah susun (rusun). Jumlah itu setara dengan 64 tower. Sisanya landed house atau rumah tapak. Untuk pengembangan ini Perum Perumnas akan menggelontorkan investasi sebesar Rp1,7 triliun.

Pembagunan rusun, sebut Himawan, lebih dikonsentrasikan di Jabodetabek yang tersebar di Cengkareng, Bekasi dan Karawang. Pembangunan rusun di lokasi itu untuk konstruksinya akan berlangsung lebih cepat, lantaran perizinan yang dibutuhkan lebih mudah.

Semua pengembangan ini tentunya mempertanyakan ketersediaan lahan. Di sejumlah daerah telah selesai pembebasannya. “Lahan lain masih menunggu kesepakatan dengan warga. Kalau di Bandung izin kurang dikit kira-kira Juni (2016) mulai dibangun seperti yang lainnya,” ungkap dia.

Agar proyek ini berjalan lebih lancar, sambung Himawan, pihaknya sangat memerlukan dukungan pemerintah daerah (pemda), terutama untuk mengkomunikasikan terkait adanya lahan yang feasible untuk dibangun unit perumahan.

Selain itu Perum Perumnas juga memerlukan sinergi antara BUMN dan BUMD didorong agar target yang ditetapkan lebih cepat dapat tercapai.

Di samping mengejar pembangunan rumah baru, imbuh Himawan, pihaknya mengupayakan peremajaan dan renovasi rumah susun yang kumuh. “Misalnya Sukaramai Medan yang tadi 4 lantai kita tingkatkan jadi 20 lantai. Kan lebih modern,” imbuh dia. (JPG)